Berapa Biaya Homeschool di Indonesia?

Berapa Biaya Homeschool di Indonesia? - Jawabannya macam-macam dan semua tergantung banyak faktor, Mom and Dad.


Biaya homeschool Zafa untuk saat ini tidak bisa dikatakan mahal karena Zafa masih pada tingkatan SD dan alhamdulillah selalu mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan source materi-materi pembelajarannya. Plus, kami masih fokus pada life skill dia. 

Biaya Homeschool

So, berapa sih biaya homeschool di Indonesia? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pastinya.

Pertama: Lokasi di mana kita tinggal karena semua ini mempengaruhi biaya pengajar, biaya kursus atau hal-hal lainnya.


Kedua: Kurikulum yang diikuti, mau ikut KBBM, nasional plus, internasional (Cambridge, IB)


Ketiga: Source and Teacher. Maksudnya dari mana kita mendapatkan materi-materi tersebut? Dan siapa yang mengajar menjadi penentu mahal serta tidaknya.


Mahal atau tidak sebenarnya itu relatif. 


Zafa selama ini masih kami ajar sendiri, dengan kurikulum rujukan kami "Cambridge". Materi bisa kami dapat dari buku-buku Cambridge yang ada sesuai dengan kelasnya dan juga kami source dari internet sebagai tambahan materi-materi lain seperti kreatifitas.


Saat belum pandemi, kami juga ikutkan Zafa ke program-program after school jadi di sana dia belajar buat bersosialisasi dengan teman yang berbeda setiap kelas atau program.


Tapi, semenjak pandemi dan kami pindah rumah Zafa sudah tidak ikut program-program tersebut akan tetapi gabung dengan "group Homeschool" di Oase Bali. Yang di Bali boleh email ke oasealearningcenter@gmail.com untuk info lebih lanjut. Di sana dia belajar bersama dengan teman homeschool lainnya.


Saat anak-anak homeschool pertama kali bergabung dengan anak-anak lain pasti akan banyak drama, ya? Akan tetapi di sini lah emosi mereka mulai berkembang jadi kita ga perlu worry. Yang penting komunikasikan saja dengan teachernya. Group homeschool umumnya di kelas maksimal 8 anak ga lebih dari ini jadi mereka benar-benar mendapatkan perhatian perindividu.


Bagaimana dengan biaya gabung dengan group begitu? Pastinya kita harus membayar Facility fee setiap semester dan juga monthly fee. Namun, percayalah tidak lebih mahal daripada sekolah formal internasional.


Sejauh ini Zafa dan juga teman-temannya suka sekali bersekolah di sana. Karena banyak mainan buat mereka. Bermain juga belajar, lho. Plus, di sana mereka belajarnya itu sambil bermain. Anak-anak tidak dipaksa menghafal, hanya memahami dan walaupun belum paham ya gak apa-apa nanti diulang lagi. Karena ga dikejar buat ngabisin materi.


Kalau pun ga mau masukin group homeschool, bisa kok dipanggilkan tutor namun kalau di Bali cost tutor per jam itu kisaran 175rb - 375rb. 


Masih dari Oase Bali, ada orang tua yang habiskan 2,7jt per bulan dan persemester hanya membeli buku yang tidak lebih dari 1.5juta. Jam belajar 4 jam per minggu. Ini untuk kelas 1 SD. Kalau mau 6 jam per minggu tinggal nambah 300 ribu per minggunya karena harga tutor per jam 150 ribu. 


Berapa Biaya Homeschool sudah dapat gambarannya, ya? 


Kalau ga mau mengundang tutor artinya kita harus mengajar sendiri, beberapa orang tua yang komitmen dengan keputusannya ya no problem saja. Mereka akan belajar dan membekali diri agar mampu mengajar anak-anaknya sendiri. Masalahnya, banyak orang tua yang akhirnya give up saat mengajar sendiri dan ini tidak baik buat anak-anak mereka.


So, berapa biaya homeschool ini sebenarnya doesn't really matter ya, Mom asalkan anak-anak kita bisa belajar dengan bahagia.

    

            Baca juga: Homeschool buat pemula


19 comments:

  1. Saya belum punya pengalaman menyekolahkan anak di homeschooling...
    Di surabaya banyak juga yang ikut HS ini, dah hasilnya cukup bagus...
    Makasih ya kak infonya

    ReplyDelete
  2. Di daerahku, belum ada orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di homeschool, jadi masih banyak yang asing dengan istilah ini

    ReplyDelete
  3. Ada beberapa teman kantor yang anaknya home schooling sejak sebelum pandemi. Keliatannya oke nih, tapi setelah saya jalani nih pas selama pandemi gini, huhuhu kayaknya saya belum sanggup jika anak saya harus home schooling, hehe

    ReplyDelete
  4. Pastinya biayanya lbh mahal drpd sekolah biasa ya Mbak? Krn temanku ada yg anaknya homeschooling dia blg biayanya beda jauh dg sekolah2 biasa. Tapi, anaknya jd lbh mandiri dn kebanyakan yg diajarkan soal life skill, sih.

    Menurutku sekolah di Indinesia msh sulit ditemukan yang mengajarkan life skill oada anak. Semua msh terpaku pada teori2 dan sesuai buku. Jika anak keluar sedikit dr buku, sebenarnya tujuannya sama, msh saja dipandangnya salah.

    ReplyDelete
  5. Jadinya mahal ternyata ya, kalau saya belum sama sekali tertarik homeschooling, karena saya orangnya introvert, biarlah anak sekolah di luar, biar nggak tumbuh persis maminya :D

    Kalau saya memang menganggap sekolah bukan hanya tempat belajar sih, tapi tempat belajar kehidupan juga :)

    Dan alasan paling utama adalah, mamaknya malas banget atau nggak kompeten mengajar anaknya hahahaha, kecuali panggil tutor sih, tapi jadi masalah juga karena sudahlah mamak ga bisa ngajar anak. suka mengkritik cara mengajar orang pula, hahahaha

    ReplyDelete
  6. Hs menjadi daya tarik tersendiri, adanya sistem rayon dan kesenjangan pendidikan juga mau gak mau menjadi salah satu penyebab kepikiran mau hs anak-anak mengingat biaya sekolah premium sesuai bisi misi keluar juga tidak kalah gedenya bahkan untuk sekelas anak usia dini

    ReplyDelete
  7. Homeschool adalah salah satu pilihan memberikan hak anak di bidang pendidikan, memberikan pendidikan akan membekali tumbuh kembang anak

    ReplyDelete
  8. Sepupu saya menyekolahkan anaknya secara home schooling.Awalnya memanggil tutor ke rumah,lumayan juga biayanya per bulan di Jakarta,jutaan.Akhirnya berbekal membaca dan menonton youtube jam kedatangan tutor dikurangi dan sepupuku mengajarkan anaknya sendiri,lumayan berhemat

    ReplyDelete
  9. Iya, memang relatif. Dan yang ambil homeschool juga pastinya tah tentang ini. Wah, baru tahu bea tutornya. Lumayan banget ya. Jadi pengen naikin bea tutor bahasa Perancisku, Mbak. Hihihi. Memang sudah lama ga tambah.
    Lha malah OOT.
    Kayaknya Zafa senang banget ya belajar di OASE Dan memang bagus banget untuk membangu emosi mereka. Dari kumpul itu anak-anak belajar untuk mengenal aneka emosi dan cara menyelesaikan masalahnya.

    ReplyDelete
  10. Iya mba mahal dan murah itu relatif ya. Anak aku homeschool juga yang usia TK. Tapi nanti rencananya tahun ini mau aku masukin TKB. Ngomong - ngmong harga tutor ke rumah segitu memang udah standar ya mba. Jadi inget dulu waktu aku ngajar 7 tahun yang lalu 50k perjam.

    ReplyDelete
  11. baru paham bahwa bisa memilih kurikulum jika ikut homeschooling

    bisa ikut KBBM, nasional plus, internasional (Cambridge, IB), menyenangkan ya?

    karena dulu, saya ingin memilih homeschooling untuk anak2 saya, sayangnya dulu gak semudah ini

    ReplyDelete
  12. Waktu jaman sekolah, temen daku ada yang ingin home schooling yang dia pernah ngasih kisi-kisi biayanya lumayan haha.
    Namun yang penting sih kenyamanan dalam belajar dan kurikulum pendidikan dan Tekniknya yang memudahkan si peserta didik cepet nangkepnya

    ReplyDelete
  13. Iya mahal murah itu relatif, yang penting anak-anak nyaman dan tetap semangat belajar, baik di pendidikan formal maupun nonformal.

    ReplyDelete
  14. Aku awalnya tertarik denagn homeschooling tetapi suamiku kurang setuju plus anak-anakku juga pengen sekolah formal. Tetapi, aku masih mencari info tentang HS. Soalnya kami hidup nomaden, jadi sewaktu-waktu kemungkinan untuk memilih HS tetap ada.

    ReplyDelete
  15. yang penting anaknya nyaman dan enjoy ya mbak, orang tua pasti akan memberikan yang terbaik...
    Kalau anak anakku sekolah formal dan negri sih jadi ya murah banget hihihi..

    ReplyDelete
  16. Saya pernah mencoba melakukan HS pada anak dan hasilnya Alhamdulillah baik. Maklum di kampung, sekolah cuma berangkat doang, hasilnya kurang. Kalau di rumah saya berusaha disiplin dan Alhamdulillah anak bisa memiliki kemampuan lain dibandingkan mereka yang sekolah formal.

    ReplyDelete
  17. Home Schooling ini memang berbeda-beda ya mba menyikapinya. Kalau saya pribadi dikembalikan ke orang tua masing-masing dan keinginan anaknya. Untuk harga saya yakin orang tua kalau sudha memutuskan HS utk anaknya artinya ada budget

    ReplyDelete
  18. Konsep homeschooling sungguh menarik dan punya challenges tersendiri bagi parents, ya, Mba Hannie? Dan juga berbeda-beda cara para ortu dalam menanggapinya.

    Aku sendiri lebih senang menyekolahkan anak ke sekolah umum sih, tapi yang plus, dan mungkin juga karena saat Intan kecil dulu, belum ada (atau akunya yang kudet ya, tentang homeschooling?).

    Anyway, mungkin juga harus lihat lagi karakter anaknya ya? Ada yang memang cocok dengan homeschooling, ada yang tidak. Namun kalo untuk anak-anak generasi alpha, memang butuh personal approach sih baik dalam hal edukasi mau pun tumbuh kembangnya, ya? Dan konsep homeschooling cocok banget tuh utk mereka.

    ReplyDelete
  19. awalnya denger home schooling tuh kayaknya keren gitu ya, dan kebanyakan anaknya lebih aktf berkreasi. tapi di sekitar saya hampir belum pernah ada yang pakai metode ini, jadi masih awam banget sih.

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo