The Witch Diner, bukan sinopsis

Lama banget ga nulis tentang Drama Korea karena terakhir nonton Penthouse II kecewa dengan ke-GEJE-annya akhirnya malas, xixixixi.

Tapi, di tengah kesibukan dua minggu lalu aku nemu drama Korea keknya seru, judulnya “The Witch Diner” di awal cerita aku mikir “Wah….kalau di Indonesia ini sih kaya pesugihan gitu” kenapa aku mikirnya begitu? Jadi begini…..


crredit foto: VIU

Dalam cerita “The Witch Diner” adalah sebuah restaurant milik seorang penyihir cantik yang akan mengabulkan segala permintaanmu, akan tetapi permintaan itu tentu saja tidak GRATIS alias harus kamu bayar dengan sesuatu dan itu sesuai dengan perjanjian

Terus mana yang merujuk pada pesugihan? Jadi, alkisah seorang pria yang jatuh bangkrut masuk ke dalam restaurant The Witch Diner dan Wish dia adalah menjadi kaya sehingga dapat membalas dendam pada yang menipunya serta dapat memberikan yang terbaik buat dua anaknya. Dan dalam perjanjian itu, si penyihir cantik akan mengabulkannya dengan syarat si pria memberikan apa yang disukai si penyihir tersebut yang tidak lain adalah penglihatannya.

Bersamaan dengan si pria memakan makanan tersbeut, sihir bekerja. Yes! Pria tersebut menang lotre banyak akan tetapi dia kehilangan penglihatannya.

Seru? Yes! Seru banget! Aku kasih nilah 7,6/10.

Drama yang dibintangi oleh Song Ji Hyo, Nam Ji-Hyun dan Chae Jong-Hyeop ini ternyata bikin aku betah, dan pastinya karena hanya terdiri dari 8 episode jadi hanya dua hari tamat! Hehehehe. 

Yang awalnya aku pikir tentang pesugihan itu, kalau di Drama Korea menjadi sebuah drama yang memiliki pesan positive dan tidak mengerikan melainkan menarik buat disimak. Satu nilai moral yang aku  tangkap dari drama ini adalah selalu ada pengorbanan untuk sebuah pencapaian! 

Nilai moral yang sangat relate banget dengan kehidupan kita yang masih berjuang di dalam kehidupan ini. Yang mungkin sekarang semangatnya lagi kendor atau sedang ogah-ogahan alias moody dalam menggapai mimpi atau goal dalam kehidupannya, meski ingat bahwa kita tidak akan bisa mendapatkannya tanpa ada usaha dan pengorbanan

Pengorbanan dalam setiap usaha itu bisa saja waktu buat berleha-leha yang tak lagi banyak atau bahkan harus merantau jauh dari orang tua.

Rekomended buat ditonton? IYA! Drama Korea 2021 wajib tonton! 


1 comment:

  1. Wah benar juga mirip dengan di Indonesia ya mbak. Kalo disana seorang pria harus mengorbankan penglihatannya agar bisa kaya, kalo di Indonesia biasanya anak atau keluarga yang jadi wadal biar sugih 😂

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo