Pancasila dan 4 Pilar MPR RI

Sudah 30tahun lebih menjadi warga negara Indonesia akan tetapi selama ini aku ga gitu “ngeh” apa itu 4 Pilar MPR RI. Apalagi sampai adanya UUD’45 amendments, sepahamku dulu saja waktu SD keknya pernah ada perubahan tapi ga faham juga di mana. Tapi, bukan berarti aku ga bangga menjadi bagian dari Indonesia, lho!

Dalam kesempatan gathering Netizen MPR RI tanggal 30 October 2021 lalu di The Anvaya Beach Resorts kami yang datang dari berbagai background, ada yang dari komunitas blogger Automotive yang dimotori oleh Bli Manik, Beauty blogger, Content Creator bahkan dari kalangan akademis. Sedang kami sendiri dari kumpulan Blogger rujakan (konon kami berkumpul setiap ada suguhan rujak, hehehe).


Berdiskusi bersama dengan MPR RI yang diwakili oleh Bu Siti Fauziah, S.E, M.M atau yang lebih akrab kami panggil Bu Titik serta Pak Budi Muliawan S.H, M.H yang lebih akrab kami panggil Pak Wawan yang dimoderatori Kak Nurliyah Apriyana S.E, M.M kami pun jadi “ngeh” tentang 4 Pilar MPR RI.

Dalam acara gathering kami pun berkesempatan memberikan opini dan saran untuk media social MPR RI agar bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kami amaze dengan bagaimana welcome-nya beliau-beliau ini dengan masukan kami yang terbilang njelimet dan paket complete seolah tim Media Social MPR ada segudang, hehehe.


So, buat yang mungkin belum “ngeh” apa itu 4 Pilar MPR RI aku bakal kasih tahu.

1. Pancasila

2. Bhineka Tunggal Ika

3. UUD Negara RI Tahun 1945

4. NKRI

Pilar pertama, Pancasila sebagai dasar negara kita ini benar-benar membawah nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari kita. Seperti Sila Pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa. Apa yang kita terapkan dari sila pertama ini? Tentunya dengan memilih memeluk salah satu dari 6 agama yang ada di Indonesia, mengajarkan ilmu agama, beribada kepada anak-anak kita.


 

Yang paling dekat juga dan ini kejadian nyata di keluarga kami, praktek dari sila ke-4 Pancasila ; Kerakyatan Yang diPimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan adalah saat Pemilu kemarin, kami sekeluarga memiliki pilihan yang berbeda dan kami tidak ada keinginan saling mempengaruhi. Bahkan, di saat berdiskusi tentang pilihan kami yang keluar adalah argument-argument yang objektif. 

Tidak hanya dalam hal itu, untuk kegiatan sehari-hari kami pun melaksanakannya, misal mau pergi kemana untuk weekend, kami selalu bermusyawarah, meski kadang emaknya ini rada maksa dan egois, kadang lho ya…..hahahaha.

Anyway busway, teman-teman apa yang kalian amalkan dari ke-5 sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kalian? Share, yuk!


No comments:

Post a Comment

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo