Kenapa Aku Gagal Dengan Persalinan Normal?

Persalinan normal dari awal kehamilan ini yang aku harapkan, karena pas anak pertama aku berhasil melakukannya dengan usia kehamilan Week 40 dan berat bayi 3.3kg. 

Awal kehamilan banyak drama karena aku tidak kuat melakukan apa-apa akan tetapi menginjak kehamilan usia 5 bulan semua berangsur normal, berat badan mulai naik dan aku pun bisa beraktifitas kembali. Namun, memasuki usia kehamilan 8bulan atau week 32 aku mulai merasa mual lagi dan tidak begitu enak makan. Untungnya ada vitamin sebagai makanan tambahan.



Meski tidak enak makan, aku tetap makan sehingga setiap kali kontrol berat badan bayi naik (termasuk aku teentunya) cuma memang dibandung sang Kakak dulu kenaikan tidak drastis, terbilang selow. Tapi, dokter bilang normal, baby sehat dan aktif di dalam perut. Dan lagi aku pikir, bayi ga sebesar kakaknya lebih enak kan pas ngeluarinnya? kan aku mau melakukan persalinan normal.

Di week 35 hasil USG sempat mengatakan kalau posisi bayi sungsang, tapi dokter memberikan beberapa tips agar posisi baik dan insyaallah bisa lakukan persalinan normal. Meskipun, sungsang sebenarnya masih bisa lakukan hal tersebut di RS dokter tempat aku periksa tidak mau menanganinya dan mereka menyampaikan lebih jauh karena resiko tinggi.

Tips-tips yang diberikan oleh dokter adalah:

1. Lakukan gerakan sujud sesering mungkin

2. Banyak bergerak, olahraga ringan seperti prenatal yoga

3. Berdoa sama ALLAH agar diberikan kemudahan serta kelancaran

Saran dokter aku lakukan dengan penuh keyakinan dan alhamdulillah di week 37 posisi bayi sudah baik tinggal nunggu HPL. Akan tetapi, tidak lama dari kontrol terakhir aku mengalami pecah ketuban. Dan karena ketidak fahaman kami, hampir saja kami melakukan kesalahan fatal, tapi alhamdulillah Allah masih melindungi kami semua. Air ketuban kering dan terpaksa harus dilakukan C-section saat itu juga.

Alhamdulillah, putri kami lahir dengan berat tak lebih dari 2,7kg berambut lebat dan berkulit bersih, kalau marah atau menangis berwarna pink, jadi dia disebut baby pink, hehehe. 

So teman-teman jika kalian, istri atau keluarga kalian mengalami pecah ketuban lakukan langkah ini:

1. Langsung ke RS di mana kita sudah merencanakan kelahiran agar dokter bisa memeriksa apakah itu benar ketuban atau bukan.

2. Saat mengalami pecah ketuban kita tidak boleh banyak gerak

3. Ikuti apa saran dokter karena saran mereka pastilah yang terbaik berdasarkan pengalaman yang sudah mereka tangani selama ini.

Semoga sahabat atau semua yang sedang hamil dapat melakukan persalinan dengan lancar sehat dan selamat apapun caranya, persalinan normal ataupun C-Section.

No comments:

Post a comment

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo