Literasi Zakat dan Wakaf

 Alhamdulillah, tahun ini aku berkesempatan ikut kembali dalam acara Kelas Literasi Zakat dan Wakaf Provinsi Bali. Kalau acara yang digelar setahun lalu cukup bisa membuatku melek tentang apa itu Zakat, macam-macamnya dan juga seluk beluk Wakaf, di kelas tahun ini kami mendapatkan pemantapan lebih tentang Zakat dan Wakaf yang mulai di-digitalize.

 


Literasi Zakat dan Wakaf

Kenapa sih kelas ini dilakukan? tujuannya ya agar kita semua semakin melek tentang Zakat dan Wakaf. Karena kami semua yang mengikuti kelas ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang Zakat dan Wakaf yang saat ini tidak semerepotkan jaman dahulu.

Kami pun di sana mendapatkan banyak pengetahuan lebih tentang lembaga-lembaga pengelolaan Zakat selain BAZNAZ. Yaitu Bank Syariah dan LAZ.

Kami diajak mengenal lebih dekat bagaimana pengelolaan dan juga pengenalan mereka terhadap dua lembaga yang sudah berjasa mengelola Zakat dan Wakaf ini.

Bank Syariah Sebagai Lembaga Keuangan Pengelola Zakat dan Wakaf

Bank Syariah menjadi lembaga keuangan yang reliable dalam pengelolaan Zakat dan Wakaf. Namun, kita harus tahu bahwasannya Bank Syariah dan Konvensional tidaklah sama. Karena di sinilah orang-orang mulai mempertanyakan ke-syariatannya.

Di dalam Bank Syariah ada lembaga yang meng-audit pengelolaan dana yang masuk, di sinilah perbedaanya dengan bank konvensional yang pada umumnya pengelolaannya dimasukkan ke dalam investasi seperti saham, hotel-hotel ataupun salon dan butik-butik atau badan usaha lain yang dilihat menguntungkan. Sedangkan Bank Syariah, mereka memilih kemana dana akan dikelola, hanya lembaga-lembaga berlabel "syariah" yang dapat mengelola.

Dan di sinilah kita bisa faham, jika di bank konvensional kita akan mendapatkan bunga bank atau interest kalau di bank syariah yang kita dapatkan adalah "bagi hasil".

Mandiri Syariah, Wakaf Membangun Bali

Apakah besar banget impact dari Wakaf yang masuk ke Syariah Mandiri terhadap Bali? Tentu saja, setelah melalui beberapa riset, Syariah Mandiri mendukung perkembangan Wakaf productive di beberapa Kabupaten di Bali yang hasilnya kembali lagi untuk kemaslahatan umat.

LAZ (Lembaga Amil Zakat) Membantu Membangun Umat

Salah dua dari lembara pengelolaan Zakat adalah LAZ. Sudah banyak sekali hal-hal yang dilakukan oleh LAZ ini, khususnya di masa seperti sekarang di Bali ini. Mereka memberikan banyak bantuan dalam bentuk logistik atau pangan ke masyarakat yang terdampak pandemi ini.

Lantas, LAZ ini apakah tidak terengah dengan banyaknya umat yang membutuhkan bantuan sementara masyarakat yang menunaikan zakat atau sedekah pastinya tidak sebanyak dahulu.  Tentunya di masa pandemi seperti sekarang mereka memiliki strategi marketing yang lebih baik untuk meyakinkan umat bahwasannya dengan menunaikan zakat mereka tidak akan kekurangan bahkan Allah SWT akan menggantinya berlipat.

Zakat dan Wakaf Menjadi Gaya Hidup Kaum Milenial

Dengan dilakukannya digitalisasi terhadap penyaluran Zakat dan Wakaf, diharapkan para kaum milenial mampu menjadikan Zakat dan Wakaf sebagai gaya hidup. Banyak sekali kemudahan-kemudahan karena penyaluran Zakat dan Wakaf sekarang bisa dilakukan hanya melalui genggaman. Bahkan, Lembaga Zakat nasional menggandeng market place seperti Tokopedia dalam penggalangan Zakat dan Wakaf. Langkahnya cukup mudah, lho! aku sendiri sering memanfaatkannya di saat check out belanjaan.



Deangan menjadikan kebiasaan Zakat dan Wakaf ini dalam keseharian, diharapkan para kaum milenial merasa "KEREN" jika sudah terbiasa dengan hal tersebut. 

Di tahun 2021 ini issunya sih, ASN Muslim akan diwajibkan melakukan Zakat secara massive. Namun, memang dari semua lembaga pengelolaan Zakat dan Wakaf yang kita miliki, kelemahan yang kita miliki adalah di pengawasan.

Semoga kedepannya, kita terbiasa melakukan Zakat dan Wakaf seperti belanja baju, tas dan sepatu atau kebutuhan hobby lainnya, ya? Kenapa demikian? Karena belajar dari Pandemi ini, lembaga-lembaga pengelola Zakat banyak sekali memberikan bantuan kepada umat yang menjadi korban dampak dari pandemi secara regular dan insyaallah menyeluruh.

No comments:

Post a comment

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo