5 Alasan Kenapa Anak Belajar Entrepreneurship

Salah satu program belajar Homeschooling Zafa adalah entrepreneurship. Beberapa orang ada yang bertanya, apa karena Covid-19 anaknya yang masih kecil pun di push buat jualan biar emak and bapaknya dapat tambahan income?

Let me answer the question, bisa yes jawabannya, karena saat Zafa bisa earning alias menghasilkan uang sendiri otomatis berkurang dong jatah jajan dia, hahahaha.
Walau kenyataannya tidak demikian saudara-saudara, tetap saja kalau ingin beli apa-apa ya dia minta emak dan bapaknya. Dan itu kewajiban kami, kan?



Kalau program ini kami berikan pas masa pandemi ya kebetulan saja, pas kami waktunya luang. Bapaknya bisa nemenin dia belajar jualan langsung alias off-line, ngider. Sedang emaknya memberikan pelajaran tentang up-selling, negosiasi, serta keuangannya.

Oh iya, ada juga yang berpendapat kalau Zafa terlalu kecil buat belajar entrepreneurship, bener sih dia masih berumur 5,5tahun, masih senengnya main. Di sini kami tegaskan, kalau program ini seperti "play role" tapi menghasilkan uang beneran.

Kenapa Program Entrepreneurship for Kids ini penting diberikan bahkan saat Zafa masih berusia lima tahun? Berikut 5 Alasan Kenapa Anak-Anak Belajar Entrepreneurship:


Pertama: Dengan belajar entrepreneurship Zafa bisa belajar menghargai uang. Jadi, dia tahu beneran kalau ternyata selama ini kenapa orang tuanya tidak pernah langsung menuruti apa maunya? Ya, karena kita harus earning dulu.

Kedua: Anak-anak pun jadi belajar berhitung. Misal ada orang beli 5 botol jus dengan harga masing-masing Rp. 12,000/botol, jika pembeli memberikan satu lembar lima puluh ribu dan satu lembar dua puluh ribu, Zafa harus kasih berapa kembaliannya? Belajar berhitung dengan media uang beneran itu beneran mengasyikkan bagi Zafa.

Ketiga: Zafa belajar negosiasi, misalkan pembelinya hanya membeli satu botol dia akan membeberkan pentingnya Jus yang dia jual dan menyarankan pembelinya membeli dua. Atau saat harus memberikan kembalian dia akan menego agar pembelinya membeli lagi saja.

Keempat: Berlatih percaya diri, dari dulu hal yang paling aku khawatirkan dari Zafa adalah rasa kepercayaan diri serta keberaniannya. Jadi, dengan program entrepreneurship ini aku pun bisa mengajari dia untuk berani bicara (menawarkan barang dagangannya) dan percaya diri. Karena kalau malu jualannya ga laku, ga dapat duit dung!

Kelima: Berpikir visi dan kreatif, bagaimana ini bekerja? Misalkan dagangannya masih banyak, maka aku akan bertanya "Zaf....Jus-nya masih banyak banget ini? bagaimana dong?" dia langsung terdorong berpikir bagaimana ya agar terjual. Biasanya dia dengan cepat akan bilang "Zafa play outside dulu ya, Mom? Nanti, kalau Zafa play outside ada yang beli Jus Zafa" Dan dia pun ga ragu bilang kalau beli dagangan dia ga boleh hutang, hehehe

Anak-anak seusia Zafa pernah mogok, gak? Mogok sih, gak. Kadang kendor gitu semangatnya kalau sudah keasyikan main, ketemu teman baru. Tapi, kalau diingatkan dengan motivasi dia berbisnis dia biasanya langsung semangat.

Yang paling penting, aku selalu bilang ke Zafa "mencari uang itu ga sulit, asal kita berusaha dan mau jualan" Hahahaha. Punya emak pedagang begini, ya?

Bagaimana pula membangkitkan motivasi dalam diri anak? Anak-anak kan biasanya suka ingin memiliki ini atau itu, kita jangan selalu mentahin walaupun harganya terlihat tidak terjangkau. Katakan saja"Wauw.....keren banget itu, Mama pun ingin punya. Kita berdoa, rajin berdoa dan menabung ya biar bisa beli itu" Dengan demikian anak-anak tidak takut bermimpi dan termotivasi untuk memilikinya dan dia yakin kalau dirinya bisa meraihnya jika rajin berdoa, bekerja serta menabung.

Zafa sering bilang "I love Money" dan saya dukung karena dia tahu love money artinya harus love mencarinya juga.

Program ini masih berlanjut sampai sekarang dan pada prosesnya, aku tidak hanya mengajari Zafa bukan hanya earning money tapi juga spending dan saving. Dalam spending ini kami ajarkan tentang skala prioritas, kapan bisa dan boleh belanja dan kapan tidak. 

1 comment:

  1. Emg banyak positifnya ya klo anak mulai belajar wirausaha... mulai dipersiapkan untuk mandiri

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo