New Normal it's Not NEW!

Alhamdulillah, akhirnya aku masuk lagi ke dashboard ini setelah sekian lama. Jadi, selama diputuskan COVID-19 sebagai Pandemi Dunia aku malah banyak kesibukan. Alhamdulillah. Pokoknya ga berhenti bersyukur. 

Kesibukanku selama pandemi bukan berurusan dengan bisnis spekulan alias ambil kesempatan "aji mumpung" of course not! Bukan aku banget dan sangat bertentangan dengan hati nurani. Akan tetapi kami lebih sibuk dengan bagaimana merawat perusahaan kami agar tetap produktif di masa pandemi. Sekali lagi alhamdulillah....meski pasar kami mati suri insyaallah perusahaan kami tidak mati suri, karena ALLAH menolong kami. Nikmat mana lagi yang kami dustakan? 


Dezavo Care dan beberapa gebrakan positive!

Di masa Pandemi ini hal yang paling kami ingat adalah kami jadi meluncurkan satu feature yang kami sebut "DEZAVO CARE". Feature perusahaan kami ini khusus mensupport setiap kegiatan CSR kami, seperti kemarin-kemarin yang kami lakukan adalah bagi-bagi sembako, alat pelindung kesehatan dan juga memberikan Digital Bisnis Coaching buat para UMKM yang masih berjalan sampai sekarang. 

Jadi, ini yang menyibukkan kami.

Bukan cuma itu, pastinya ada beberapa gebrakan yang kami lakukan dan semua itu sebenarnya sudah terpikirkan sebelum pandemi akan tetapi pandemi memaksa kami segera melakukannya. Buat kami, pandemi memang memang mendorong kami lebih produktif jadi kata "BOSAN" itu ga ada dalam kamus kami.

Selain kegiatan tersebut, saya dan partner yang memiliki kesukaan masing-maisng juga mengikuti banyak kelas belajar online. Gratis ataupun berbayar, ya sekarang waktunya upgrade ilmu kalau kemarin-kemarin selalu dengan alasan tidak sempat, hehehehe.

Dan bagaimana dengan anak-anak kami? Let's talk about Zafa! Zafa di masa pandemi ini dia belajar membaca dan dilakukannya secara mandiri.  Alhamdulillah, dia mulai suka membaca dan menulis meski hanya beberapa kata dan sebuah surat di usianya yang ke-5 ini. 

Bahkan, Zafa sekarang mulai PD juga bicara di depan kamera meskipun tatanan bahasa dia tetap berantakan. Sebenarnya ini salahku juga sih yang ga bisa mengarahkan Zafa belajar atau bicara satu bahasa saja sehingga dia bingung. Tapi, tetap ini aku syukuri karena tanpa disuruh Zafa sudah belajar dua bahasa sekaligus.

Dan mau ga mau, sekarang Zafa harus biasa juga dengan belajar lewat Video. Eh, hal ini sudah sering aku lakukan sih jauh sebelum pandemi. Kami nonton Video pendek ga lebih 5 menit lalu membahasnya. Misal tentang binatang, pesawat terbang, mobil, tanaman dan lain sebagainya.

New Normal it's Not NEW!


Pandemi belum berakhir, perdebatan tentang theory conspiracy dan sebagainya tentang VIRUS itu sendiri belum kelar di masyarakat kita, sekarang muncul istilah "NEW NORMAL". Banyak yang complaint tapi tidak sedikit yang optimist.

Buatku New Normal bukanlah hal yang baru karena dalam setiap phase kehidupan kita dihadapkan dengan hal-hal baru yang harus kita biasakan menjadi hal rutin dan normal lainnya.

New Normal yang saat ini digaungkan adalah berbatas dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Sejatinya, jika semua masyarakat sadar dan mampu disiplin memang tidak ada kekhawatiran, ya? tapi, bukan berarti kita ga bisa optimis, dong!

Sekali lagi New Normal its not NEW. Jika, memakai masker, tidak berkerumun serta hidup sehat menjadi hal normal bukannya ini baik? Aku tahu, bakal banyak "tapi" untuk memulai alasan ini. Bayangkan saja kita memulai hidup baru dan ayo lakukan yang terbaik. Segala sesuatu yang terjadi ini sebenarnya ga luput dari kehendak TUHAN. Coba berdamai dengan keadaan untuk menghadapi kenyataan lebih baik.



9 comments:

  1. Halo, Mba Hanila, kangeeenn sama postingan Mba Hanila. Saya sempat mbatin, Mba Hanila ke mana ya. Biasanya tiap hari ada postingan baru.

    Senang mendengar kabar baik dari mba Hanila sekeluarga dan bisnisnya yang masih tetap berjalan.

    Yup, kita semua sedang memulai keadaan yang baru. Entah dengan semua teori konspirasi yang berkembang, semoga keadaan ini membuat kita semua menjadi lebih baik.:)

    ReplyDelete
  2. Hola mba, ya ampun rindu banget sama tulisan mba Hanila :D hihihi ~ akhirnya mba Hanila comeback, and I thank God, karena itu artinya mba sehat di sana :D senang juga baca tulisan mba karena mba berhasil pivot di tengah pandemi dengan membuka gebrakan baru pada usaha yang sudah mba punya :> semoga usaha mba lancarrrr ya ~

    Ohya bicara mengenai new normal, seandainya pun memang harus dilakukan, saya akan ikuti protokolnya selama memang itu untuk kebaikan apalagi kalau yang berkaitan dengan new normal adalah hal-hal positif seperti lebih rajin menjaga kebersihan dan kesehatan :3 ehehe, dan apapun itu, kita harus tetap optimis semoga pandemi ini akan segera berakhir dan kita bisa menjalani hidup dengan lebih leluasa :>

    ReplyDelete
  3. Senang baca tulisan Mbak Hanila lagi. :) Semoga sehat-sehat saja di sana, Mbak.

    Kayaknya memang habis ini semua mesti benar-benar disiplin (budaya baru buat kita di Indonesia) supaya penularan virus ini bisa ditekan. Melihat situasi sekarang, kayaknya harapan perubahan itu memang ada pada individu dan keluarga terdekat.

    ReplyDelete
  4. Perusahaannya bergerak dibidang Apa yah Mbak ? salut yah, sebab masih bisa produktif. Semoga sukses selalu buat Perusahaannya.

    ReplyDelete
  5. Agak sulit nalar saya jika ini konspirasi ya, sedunia diajak kerjasama ut ngebohongin rakyat agak gmn gitu hehe

    ReplyDelete
  6. New normal, it's oke.
    Tapi, soal biaya lebih yang harus ditanggung itu bagaimana?
    Mau keluar kota dengan kendaraan umum harus bayar test rapid yang hanya berlaku beberapa hari saja, tak ada jaminan kesehatan apapun.

    Belum lagi biaya transport naik karena semua armada memberlakukan kursi selang-seling, otomatis biaya operasional dan pendapatan perusahaan angkutan tidak bisa dioptimalkan, nambah armada modal lagi. Akibat covid19 saja sudah rugi bandar akibat PSBB dll.

    Soal pendidikan juga bagaimana soal daya tampung dan kemampuan guru melayani siswa dengan keadaan satu kelas dibagi 2 shift, over cost.

    Yang pasti, ekonomi biaya tinggi yang diciptakan oleh covid19.

    ReplyDelete
  7. Keren postingannya! Terimakasih ya kak sudah berbagi :)

    ReplyDelete
  8. Selamat ya mbak banyak project. Saya juga suka new normal yang berarti berubahnya perilaku dan kebiasaan masyarakat ke arah yang lebih sehat.

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo