Mencicipi Kuliner Maldives



Mencicipi Kuliner MaldivesSelama sepuluh hari di Maldives, seharusnya kami sudah mencoba banyak macam makanan. Akan tetapi, waktu kami terbatas untuk jalan-jalan. Bahkan sempat merencanakan pergi ke Maafushi pusat tourism yang menjadi destinasi hampir semua wisatawan dari seluruh dunia, namun sayang tidak bisa karena kami sudah dikejar-kejar oleh pekerjaan. Dan buat kami itu blessing banget.

Hari pertama di Maldives, kami mencoba berjalan kurang lebih lima menit ke pantai dan kami menemukan satu Café pinggir pantai untuk sarapan. Ini adalah tempat makan termurah yang kami temui. Untuk air mineral satu botol dan dua Submarine hanya membayar sekitar MVR 90,000.

The Manhattan adalah tempat paling ngehits di Hulhumalhe
Di Maldives, saat kita memasuki satu restaurant local maka hal pertama yang mereka lakukan adalah menyuguhkan satu botol air mineral dan gelas. Namun, tidak saat kami memasuki Café Italia di kota Male.

Submarine adalah menu sarapan di hari pertama kami, makanan ini sebenarnya seperti sandwich biasa dengan isian salad ayam, yang membedakan hanyalah rotinya yang berbentuk submarine, I guessed! Hehehe.
Submarine

Hari kedua, karena hari Jum’at dan itu hari libur kami disarankan untuk ke Island terdekat yaitu Vilingili Island. Vilingili Island ini hanya ditempuh sekitar 10 menit dari Male dengan Ferry yang ada hampir setiap lima menit. Tapi, saat masuk Dzuhur akan istirahat sampai jam setengah dua siang. 

Karena kami tinggal di Hulhumale, maka kami harus naik taxi membayar MVR 75 ke Ferry terminal. Hulhumale ke Ferry terminal gak lebih dari 20menit. 

Di Vilingili kami berkesempatan mencoba sarapan ala Maldivian, Buffet di hari Jum’at dengan menu makanan local yaitu Rosi (semacam Capati yang tipis banget), Mas Huni dan beberapa makanan lain yang aku tidak sempat coba. 


Hari berikutnya, kami mencoba makan di tempat makan yang menurut penduduk local itu nge-hits banget yaitu The Manhattan Fish Market yang ada di central kota Hulhumale. Makanannya emang enak dan restaurantnya juga nyaman. 

Selain Submarine, Rosi & Mas Huni serta Makanan di The Manhattan, kami sempat mencoba beberapa makanan di tiga tempat berbeda:

Trulicio, ini adalah Café Italia di pinggir jalan utama Male yang letaknya tidak jauh dari perkantoran tempat kami meeting. Kami kesini dua kali dan memesan makanan yang berbeda. Aku memesan Sandwich Tuna sedang partnerku Sandwich ayam.


Chicking, ini adalah resto fast food yang lokasinya tidak jauh dari perkantoran kementerian dan masih di kota Male. Partnerku memesan ayam goreng dan fries. Kalau aku, memesan nasi dan grilled chicken. Fastfood yang gak fast ini ga mengecewakan, nasinya beraroma dan rasa kare, gurih dan bumbu ayamnya pun bisa dikenang karena enak dan ga biasa. 


The Catch Restaurant, ini adalah restaurant hotel di dekat pantai di Hulhumale. Hanya sebuah boutique hotel tapi hospitality-nya bintang lima. Partnerku memesan nasi Briyani yang kelihatannya yummy banget, tapi porsinya besar. Sedang aku, memesan herb rice dan grilled tuna. Grilled Tuna ini ternyata di bumbu black paper dan di pansir dengan Teflon jadi juicy banget.


Aku berjanji, saat kesini lagi ingin sekali mereview makanan local Maldives. Makanan di sini so far enak-enak, cuma rada susah buat yang ga suka spicy, ya?.

Baca Juga: Mengenal Maldives Lebih Dekat

11 comments:

  1. wah makanan serba daging.. enak banget nih mba, aku bakal mantau terus nih karna soon bakal ke maldives juga haha

    ReplyDelete
  2. Banyak juga ya mbak Italia di Maldives? Pengin juga kesana buat nyicipin tapi sayangnya jauh, ke Bali saja belum pernah.😂

    ReplyDelete
  3. Banyak terpengaruh makanan western di sana berarti ya Mbak?

    ReplyDelete
  4. Waaah makanannya enak-enak kelihatannya, apalagi menunya yang mba foto rata-rata chicken which is one of my most fave food :))) jadi rindu mau ke Maldives lagi, dulu nggak begitu explore banyak soalnya dan makannya juga itu itu sajaa ahaha.

    Ditunggu kelanjutan ceritanya mba, so fuuun! <3

    ReplyDelete
  5. Selama ada chapati (kalau bisa aloo paratha) dan kari, kayaknya saya bisa survive di sini. :D

    Btw, porsi makanan di sana gimana, Mbak? Makanan-makanan India 'kan biasanya terkenal dengan porsinya yang generous banget. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu saja kang jawabannya, tapi mungkin sama porsinya dengan angkringan Jogja.😂

      Delete
  6. Lebih dominan makanan Italy apa lebih banyak khas Maladewa mbak...Karena dari makanan diatas baru lihat aku trend menu modelnya. Maklum tahunya cuma Nasi padang doang yang berisi rendang.🤣🤣🤣

    ReplyDelete
  7. Baca postingan ini pas malem terus laper! Hahaha.

    Foto makanannya enak2 banget. Tapi kayaknya saya ga kenyang kalau cuma makan roti porsinya segitu, hehehe.

    ReplyDelete
  8. Ngileeerrrrrr, itu dagingnya kayaknya fresh banget.
    Apalagi kalau makanan-makanannya rata-rata halal ya.

    Satu hal yang bikin rempong kalau traveling itu memang tentang makanannya halal atau enggak.

    Tapi Maldives itu bagai surga dunia beneran, pemandangannya asyik, pun juga makanannya enak-enak.

    kalau orang bule kayaknya yang agak bermasalah tuh, minum alkohol dibatasin, makanan pedas, hahaha.
    kebayang deh bagaimana tantangannya :D

    ReplyDelete
  9. Terlihat enak makanannya, bikin ngiler.

    ReplyDelete
  10. Duuuh gambar2 makanannya ini loh pas siang bolong hahahaha :) enak2 semua ya menu resto n cafe di Maldives. AKu punya mimpi suatu hari honey moon kedua sama suami ke sini aamiin.

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo