Drama Sebelum Berangkat Ke Maldives


Sedikit telat bercerita tentang drama yang terjadi sebelum aku berangkat ke Maldives. Namanya juga punya anak kecil, ya begitulah. Seorang Ibu memang lemah hati kalau sudah urusan dengan anaknya.

Persiapan untuk ke Maldives sudah done, tapi urusan perasaan itu yang ga done, hahaha.


Dream about you

Jadi, sehari menjelang berangkat di siang hari aku dan Zafa bercengkeramah, di tengah-tengah itu aku katakan padanya.

"Baby, please selalu jadi anak baik ya, sayang? Promise me! Besok Mami berangkat kerja, jauh, harus naik pesawat dan tidak pulang 10 days"

Zafa langsung bilang:

"I will dream about you, Mom"

Dan dia berkata begitu sambil meluk aku. Mataku udah berkaca-kaca. Ga boleh lemah, entar malah bikin Zafa sedih. Kan perjalanan ini juga terselip pembelajaran buat Zafa. Tentang dealing dengan emosi, rasa rindu dengan Ibunya.

I kiss your picture everyday

Tidak hanya bilang akan mimpiin aku saat tidur, Zafa juga bilang:

" I will kiss your picture when I am wake up and before sleep"

Ujarnya sambil mengecup foto kami yang kami buat di photobox beberapa waktu lalu.

Ah....langsung kupeluk dia dan cium keningnya. Selintas Zafa anaknya lebay banget, ya? Tapi, begitulah dia. Dia sangat manis dan baik.

Dan menurut cerita Bapaknya, Zafa memang melakukannya. Sembunyi-sembunyi dipojokan karena dia tidak mau dilihat oleh Bapaknya.

I am gonna miss you

Dan pas malam hari, saat aku selesaikan packing. Zafa nungguin, dia ngelihatin, lalu mendekat dan memelukku erat sambil bilang:

"I am gonna miss you, Mom"

Yang ini aku sih udah ga nahan, menitikkan air mata. Ini memang kali pertama Zafa kutinggal 10hari. Dulu, untuk pekerjaan juga pernah kutinggal tapi hanya dua hari satu malam dan itu saat dia belum 2tahun jadi belum ngerti apa-apa.

Tapi, aku percaya Zafa adalah anak yang pintar. Dia tidak cengeng hanya berhati lembut dan affectionate. Dan aku bangga dengan hal tersebut.

Dan pada hari pertama menelpon dia, hati ingin menangis melihat Zafa yang tampaknya bersedih cuma dia berusaha menahannya. Dia mengalihkan pembicaraan sampai bisa mengelola emosinya. Hal ini yang beneran membuatku bangga, dia sedih tapi dia berusaha terlihat tegar di depanku. Very thoughtful baby.

10 comments:

  1. Oohh ini waktu mau berangkat keMaladewa.. Kirain waktu tiba di Indonesia..😊😊


    Maladewa aman Coronakan mbak...🤯🤯🤯

    Yaa sesuatu apapun bentuknya jika ingin meninggalkan tanah air memang ada saja sesuatu yang bikin kita Baper atau juga termehek-mehek.🤣🤣🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maldives termasuk aman dari Corona, kami datang diperiksa suhu cuma kalau penerbangand ari China pasti akan dikarantina 2minggu, begitu prosedurnya untuk pengecheckan saja.

      Sebelum bertolak ke Maldives aku pun sempat dihentikan petugas, karena mereka pikir aku dari CHina jadi ditanya macam-macam.

      Delete
  2. Zafa so sweeet banget, Mba. Anak kecil bisa dikasih tahu dan ngerti kayak gitu, ya. Saya ketawa waktu baca Zafa mencium foto diam2, hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iya Mbak Pipit Zafa anaknya memeng begitu.
      Tantenya suka bilang, Zafa lebay tapi ya nurut aku nggak sih, manis itu hahaha.

      Delete
  3. Awww... saya tahu banget perasaan itu.
    Meski hanya membayangkan, bagaimana meweknya.
    Ah kalau saya udah nangis kayaknya hahaha.

    Btw, Zafa so sweet banget sih, anak manis, anak hebat ya.
    Udah biasa merindukan maminya.

    Jadi membayangkan bagaimana ya jadinya kalau saya meninggalkan anak-anak ini untuk satu dua hari.
    Hanya beberapa jam saja, si adik ngamuk tantrum parah, si kakak mewek dihukum papinya karena caper hahahaha.

    Kebayang banget perjuangan seorang ibu itu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saat ngebayangin rasanay ga bisa, Mbak Rey.
      Tapi, di saat keadaan membuat kita harus melakukannya akhirnya kita facing juga tiu asa harus meninggalkan anak demi pekerjaan, hahaha.

      Delete
  4. Zafaaa pintar bangettt sih, pengertian sekali :D

    English speakingnya pun baguuuusss, pasti berkat peranan mba juga as mommy :D hehehe. Saya juga pernah ditinggal ibu pergi semingguan waktu kecil, dan berasa banget kangennya karena agak beda rasanya kalau nggak ada ibu di rumah :3

    Dari post ini saya jadi sadar perasaan ibu saya juga, pasti sama seperti yang mba rasakan ketika harus meninggalkan Zafa dalam waktu lama. Untungnya sekarang sudah pulang ya mba, pasti Zafa happy banget waktu melihat mba :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Zafa multi language, Mbak.
      Ada kalanya dia bisa ngmonhg Bhasa Inggris proper dan bagus gitu, tapi seringnya itu campur Indonesia dan Inggris, bikin pusing. Makanya kami memilih Homeschooling biar kami bisa fasilitasi dia dan ga bingung.

      Karena di rumah kami memang ada 4 bahasa. Indonesia, Inggris, Jawa dan Minang, hahahahha.

      Pastinya seorang Ibu akan merasa berat kalau harus pisah dengan anak walau sebentar. Beberapa ibu-ibu sih cuek saja, karena kan buat kerja tapi aku sama partner emang sempat mewek gara-gara kangen, hahahaha

      Delete
  5. So sweet banget Zafa. Besarnya akan jadi cowo yang romantis ntar tu :d

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixixixi
      Sepertinya dan emang kami ajarkan agar bisa memuliakan perempuan seperti ibunya.

      Delete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo