Ibu Seperti Magnet Buat Anak-Anaknya



Ibu Seperti Magnet Buat Anak-Anaknya – Salah satu sifat magnet selain dapat menarik benda-benda tertentu, terdiri dari dua kutub yaitu antara dua kutub berlawanan mereka saling tarik menarik, begitulah Ibu dan anak.

Sering kali seorang anak mengkomplain sikap Ibunya yang over protective atau terkesan banyak aturan akan tetapi dalam waktu dan keadaan lain, dia akan mencari Ibunya. Karena tidak adan yang bisa meengisi kekosongan yang dia cari selain Ibunya.


Saat kondisi seperti apa biasanya sahabat mencari atau merindukan kehadiran Ibu?

Ibu Seperti Magnet Buat Anak-naknya

Hal nyata dan bisa dilihat adalah saat anak dan ibu tidur satu tempat tidur, di manapun posisi kita sebagai Ibu si anak akan terus mencari dan nempel.

Setidaknya ini yang aku rasakan dengan Zafa. Dari bayi suami memang mengusulkan ga pakai box bayi karena dia pikir bonding kita akan lebih ketimbang tidur terpisah, meski endingnya sampai sekarang Zafa ga mau tidur sendirian. Mau tidur terpisah kamar dengan kondisi “mami tidur sendiri, dad tidur dengannya” atau dibalik “Zafa tidur di kamar mami, dad tidur sendiri di kamar Zafa” Hahaha.

Saat tidur bertiga maka posisi Zafa di tengah dan dimanapun aku tidur dia akan terus nempel, ga jarang aku terbangun gara-gara hampir jatuh, hahaha.

Dalam hal lain meskipun ada bapaknya, kalau sedang santai dia selalu nempel dan nyandar ke aku. Kalau aku protes dia akan bilang “I Love Mom” hahahaha

Belum dalam hal lain, misalkan sedang ribut dengan sepupunya maka hal yang membuat dia merasa baik adalah memelukku. Dia akan menangis terisak di pelukanku, karena dia bukan type anak berisik dan marah-marah.

Ibu Harus Menjadi Contoh

Oleh karena Ibu menjadi magnet bagi anak-anaknya seorang Ibu pun harus mampu  menjadi contoh bagi anaknya. Menurutku ini adalah hal terberat. Terberat, karena semua sikap baik seorang Ibu sebenarnya tidak menunjukkan sikapku sebenaranya.

Menjadi Ibu, bagiku melupakan semua ego dan tentang diriku sendiri. Karena aku Ibunya Zafa.

Sekarang aku tidak biasa lagi tantrum saat sedang marah, mengatur tata Bahasa, cara duduk, cara merespon sesuatu karena semua itu akan tercermin dari sikap Zafa di masyarakat yang bahkan terlihat dari sekarang.

Sampai sekarang aku merasakan kalau Ibuku memang magnet buat aku, karena dalam kondisi tententu aku akan selalu mencari-carinya. Aku bisa menangis sedih sampai sekarang kalau kangen.







9 comments:

  1. Tantrum apa sih?

    Kok beda ya, kalo anak saya malah sukanya nempel sama saya, kalo mau tidur juga sering nya sama saya, soalnya suka dibacakan dongeng katanya.

    Tapi tetap aja sih, kalo saya kuli ya anak sama mamanya.

    Ealahahh, lupa kemarin bilang baru anak SMP, kabur ah...🏃🏃✈️✈️

    ReplyDelete
  2. Dalam masa tumbuh kembang, wajar anak anak selalu ingin dekat dan nempel denvab ibunya. Karena ibunya merupakan tempat paling nyaman bagi dia

    ReplyDelete
  3. Betul sekali tulisan diatas.


    Karena seorang Ibu dianugerahi kemampuan untuk berempati, termasuk pada perasaan anak-anaknya sendiri. Tidak heran jika ibu lebih peka saat anak merasa sedih atau senang. Sedangkan ayah sebagai sosok laki-laki seringkali lebih rasional. Bukan hanya itu saja, ibu juga cenderung lebih sabar dibandingkan sang ayah yang mungkin sering pulang dalam keadaan lelah setelah bekerja seharian.😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tumben ini orang blog walking, apa habis minum obat ya, semoga cepat sembuh mas...🏃🏃🏃

      Delete
  4. Saya pun sudah setua sekarang, tetap mencari ibu saya mba :D ibu memang magnet untuk anak-anaknya itu betul sekali ungkapannya. Buat saya, ketika sedih hanya sekedar memanggil nama Ibu saja sudah memberikan sedikit rasa tenang :">

    Dulu saya kecil juga maunya dekat ibu saya terus hahaha, baru mulai tidur sendiri itu kelas 2 SD sepertinya. Lupa lupa ingat, tapi pastinya saat sudah masuk SD karena ada adik saya yang juga selalu menempel ke ibu alhasil saya harus mengalah :D dan saya setuju kalau anak akan mencontoh orang tuanya, karena saya banyak mencontoh sikap ibu saya dalam berbagai hal.

    Semoga Zafa bisa tumbuh jadi anak hebat, tegas, dan mandiri seperti mba ya :D karena I'm sure, you are a great mom for Zafa <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi ibunya masih hidup kan mbak, atau bareng mbak di Korea ya.😃

      Ya sama sih, namanya orang tua pasti tetap dicari oleh anaknya, aku juga masih suka nyari ibu, karena bapak saya orangnya agak tegas (ngga tega ngomong galak). Diantara saudara-saudara saya, mungkin aku yang paling nempel sama ibu.😃

      Eh, ngomong-ngomong kok dibalas aku komentarnya, mbak hanila ngambek ngga ya?? 😱😱😱

      Delete
  5. betul banget mbaaa..
    saking gaya tarik magnetnya kenceng banget, bahkan kalo saya ke toilet aja doi udah nangis kejer meronta-rontaa.. huhu..

    dan betul, ibu harus jadi contoh krn anak itu peniru ulung, kalo kita bisa kasih contoh yang baik, anak pun mengikutinya.
    inilah tantangan terberat ketika jd ibuu ya mbaa..

    ReplyDelete
  6. That's so trueee

    Mom is the #1 role model for kiddoss

    ReplyDelete
  7. Awww, betul banget!
    Jadi ibu itu memaksa diri untuk menjadi yang lebih baik lagi.
    kadang saya mikir, itulah sebabnya surga di telapak kaki ibu, karena ibu memang harus memaksa dirinya jadi sempurna, meski jadinya nggak sempurna, tapi hasilnya yang terbaik, agar tidak sia-sia dengan surga anaknya yang dia punya.

    Semangat untuk kita para ibu :)

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo