Random Story of the day




Hari ini aku mau menulis random saja. Karena dari pagi udah lumayan hectic dengan telpon dari client sampai menyiapkan beberapa penawaran, lantas selepas Dzuhur harus meluncur ke 2 hotel yang searah namun jaraknya lumayan jauh.

Beberapa cerita terangkum hari ini. Namun, untung tidak merusak hariku, hehehe

Scary Client

Yup, pagi ini diawali dengan scary client yang marah-marah karena orderan belum dikirim. Padahal kalau dipikir secara kronologi ya kita ga salah juga. Yang membuat dia “scary” adalah dia sempat mengancam mau cancel order dan ngejelekin kami ke semua komunitas dia.



Tapi, sungguh aku ga mau dia merusak hariku. Aku menarik nafas panjang, berpikir jernih dan diskusi untuk menyelesaikannya dengan partner. Sambil aku mencoba mencari kronologi di e-mail, Alhamdulillah akhirnya selesai dan si client ga marah lagi.

Driver Kurang Pengalaman

Nah, siangnya aku jalan ke hotel dengan taxi online. Dapat mobil bagus, kayanya sih baru. Tapi, beberapa kali ketemu tanjakan tinggi mobil sempat berhenti “greg” di tengah-tengah. Aku ngerasa banget kalau si bapak agak panik, aslinya aku pun ngeri cuma aku memilih berdoa dan tenang.

Alhamdulillah, sampai dengan selamat.

Staff Hotel Curhat

Nah, sampai di hotel aku berdiskusi tentang request mereka dan juga solusi untuk beberapa masalah yang mereka hadapi. Yes, ini tugas kami. Ga cuma jualan tapi juga membantu mencari solusi.

Setelah urusan selesai, lha si Bapak-bapak malah curhat tentang pekerjaan mereka. Aku bingung, mau ninggal ga sopan karena jika client sudah bercerita dengan kita layaknya teman artinya mereka sudah percaya sama kita.

Setelah lebih dari 30 menit mereka bercerita tentang ke-hectikan pekerjaan sebab high season, akhirnya aku pun memberanikan diri pamit dengan alasan ditunggu oleh client di hotel lain. Tapi, emang bener sih.

Ditinggal Taxi Online

Jadi, kalau ada sales visit ke area-area yang susah dijangkau seperti hari ini aku pasti minta driver nungguin karena biasanya ga lebih dari 30menit, kan? Begitu pula dengan hari ini aku minta dia nungguin. Tapi, karena aku kelamaan menunggu curhatan si bapak-bapak aku ditinggal sama si taxi online.


Terbayang, kan? Ya, akhirnya aku menarik nafas panjang lalu mencoba tersenyum dan mencoba order taxi online dari hotel. Hampir 20 menit tidak ada yang ambil. Akhirnya, aku pesan ojek online menuju hotel ke-2 yang jaraknya sekitas 11KM. Panas, keringetan.

Ya, Allah….untung banget aku tadi sempat pakai primer (hasil Selasa sharing ISB ini aku ngerti make up), tabir surya, bedak, lipstick, jadi ya sampai hotel ke-2 mukaku ga kucel-kucel amat, asli lho masih fresh! Hahahaha.

Sweet Talking

Aku sampai rumah jam setengah lima sore lebih, Zafa sudah tidak di rumah. Dia pergi ke TPQ sampai setengah enam  sore.

Pas dia pulang, dia masuk kamar barengan sama bapaknya pulang kantor. Dan, yang bikin adem itu dapat sapaan Zafa:

“mami cantik sudah pulang, ya? Zafa miss you, mom”

sambil meluk kaki. 

Aroma Zafa ini masih bayi banget, jadi setiap aku capek habis mencium dia rasanya capek-capek itu langsung menguap. Tentu saja setelah dapat pelukan dan kecupan dari Bapaknya juga, hehehe.

Jadi, aku mau bilang bahwasannya baik tidaknya suatu masalah itu  tergantung bagaimana kita meresponnya.

16 comments:

  1. Itu terjadi dalam hari yang sama ya... Benar-benar hari yang penuh warna hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iya terjadi dalam sehari.
      Sebenarnya kalau diceritakan perdetail lebi seru cuma tangan pegel hahaha

      Delete
  2. Bener-bener hari yang melelahkan namun sarat akan hikmah ya Mba

    Kadang memang nemu aja kondisi-kondisi yang sebenernya bikin bete, tapi harus mengedepankan logika dulu supaya tiap mengambil keputusan dilakukan dalam kondisi pikiran yang adem

    Aduduududuw ngomong opo toh aku haha

    Tapi ngeri2 sedep klo ga sengaja dapat driver yang kurang lihai mengoperasikan kendaraan, salah-salah bisa berakibat yang membahayakan keselamatan penumpang, untung saja everything will be oke ya mba..

    Terakhir, setelah melalui serangkaian kehectican yang begitu wadidaw cikidaw cikidiw #duh bahasa apa iki Mbul, begitu tiba di rumah uda disambut dengan pelukan hangat anak, langsung meleleh rasanya...:D

    #btw ini pajangan bebek bebekan itu di hotelnya ya, ku salfok
    Apa malah bebek idup hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bebek hidup itu hahahaha
      Jadi emang aku cari sumber suaranya pas aku dengar, karena ini hotel kok ada suara bebek kaya di pekaranagn belakang rumah nenekku aja ahhahaha

      Lagi belajar terus aku Mbak, pokoknya nothing can break my beautiful day!! Hahahaha

      Delete
  3. Nah endingnya itu..😄

    Aroma Zafa ini masih bayi banget, jadi setiap aku capek habis mencium dia rasanya capek-capek itu langsung menguap. Tentu saja setelah dapat pelukan dan kecupan dari Bapaknya juga, hehehe..😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha,
      Kami mengawali hari dan mengakhirinya seperti itu :D

      Delete
  4. Duuuh Zafa, so sweet bangetttts :D

    By the way, meski hectic tetap harus kinclong ya mba. Thanks to make up hihihi~ dan saya setuju dengan apa yang mba tulis, kalau segala sesuatunya bergantung dari bagaimana kita meresponnya. Karena kita memang nggak pernah bisa mengatur apa yang dilakukan orang lain, tapi kita bisa mengatur cara kita bereaksi :D so, meski hectic, senang rasanya mba bisa menutup hari dengan baik <3

    Keep fighting!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks, Mbak...
      You too...Keep Fighting!!
      Zafa ini type anaknya affectionate jadi sering banget bikin meleleh hahahah.

      AKu belakaangan ini saja ngeh sama make up gara-gara ikutan komunitas blogger yang kasih sharing berbagai ilmu, perlengkapan make up lumayan lengkap dapat gratisan tapi segel blm dibuka semua hahahahha

      Delete
  5. qiqiqiqiqq, ya ampuuunn, maafkaaann.. saya malah ngikik :D
    Membayangkan bagaimana perasaan dan ekspresi saat harus mendengarkan curhat kayak gitu.
    saya sering soalnya, dan jadi bingung sendiri.
    Mau ditinggal kok ya nggak sopan, mau ditemanin kok ya kayak nggak ada kerjaan lain, apalagi kalau pas lagi rempong bin sibuknya :D

    Tapi apapun itu saya rasa nggak bakal akan sia-sia kok, mendengarkan curhat orang, asal kita sikapin dengan bijak, juga termasuk sedekah kuping hihihi.

    Dan Alhamdulillah ya, dengan segala ke hectic an hari, berakhir bahagia dengan ketemu si kekasih hati cilik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha
      Aku pun cerita ke suami mengenai Bapak-bapak curhat ini sambil ketawa karena endingnya aku ditinggal sama Taxi ku yang nungguin :D

      Dan Zafa memang obat lelah karena sweet talking-nya itu hahaha

      Delete
  6. Sekalinya dapat langsung seharian penuh dengan kehectican ya Mbak. Untung diakhiri dengan ceria juga.

    ReplyDelete
  7. Hari yang sangat melelahkan tapi berakhir dengan happy ending.. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh ada suhu Herman datang juga, sungkem hu..🙏

      Delete
    2. Iyes, alhamdulillah...salam kenal ya...ternyata ini geng-nya Mas Agus dan Bang Satria hahahhaha

      Delete
  8. Mba, saya pernah lho dapat driver yang baru bisa nyetir. Dia cerita sendiri masak. Ya Alloh, sepanjang jalan jadi dagdigdug. Mending penumpang ga tau kan ya. Kejadiannya sama kayak mba. Pas tanjakan mobil berhenti. Soalnya manual kan ya mobilnya. Asli deg2an mana di belakang ada mobil lain. Depok di mana2 macet soalnya. Haduuuh..

    Iya, setuju banget. Bagaimana sikap kita merespon suatu masalah, itulah yang bikin kejadian2 selanjutnya jadi hepi atau enggak.

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo