Blogging
is part of my life journey, sejauh itukah? Aku bukanlah blogger professional.
Aku hanya orang yang suka menulis, berbagi cerita, berbagi pendapat dan ingin
eksis di sebuah media yang bernama BLOG.
Mungkin orang bisa
mengatakan kalau isi blogku hanya “Curhat
Hore” very well said. Awal aku ngeblog emang itu isinya. Tapi,
Hanilacorner.com ini tujuannya beda. Aku ingin menyalin yang aku bagikan di WAG
marketer DeZavo. Walaupun pada kenyataannya, aku tidak dapat menyalin semuanya.
Yang ada aku jadi sharing juga tentang parenting. Sudah naluriah perempuan yang
telah menjadi ibu rupanya, sekali ada yang nanya langsung ketagihan untuk
membagikannya.
Beberapa saat lalu,
aku sempat berpikir kalau aku ga akan balik lagi ngeblog seperti sekarang.
Kalau pun kangen nulis di blog, paling aku posting saja di blog Pendar Bintang
yang isinya ga kalah gado-gado tapi sudah mengantarkanku pada banyak cerita
hidup.
Bertemu sahabat, menjadi keluarga, mendapatkan kesempatan belajar, mendapatkan peluang usaha, sampai pada bonus yang bernama materi walau ga banyak. Semua sudah kudapat dan kurasakan dari blogging.
Blogging sama dengan
networking, makanya tak peduli seberapa jauh aku menolak untuk melakukannya, tetap
aku terdorong untuk melakukannya.
Baca Juga: Mengenal Profesi Blogger Dari Sudut pandang Marketing
Keuntungan Materi
Adalah Bonus
Karena aku bukan blogger professional, jika tiba-tiba aku mendapatkan keuntungan materi
sebenarnya itu adalah bonus dari apa yang aku lakukan.
Bukankah kita selalu
mendapatkan nasehat dari orang tua kita:
Apa yang kamu tanam itu yang akan kamu tuai. Berbagilah terus, maka kamu akan mendapatkan keuntungannya dari arah yang tidak pernah kamu dugah.
Jadi, prinsip aku
menuliskan pengalamanku selama ini di luar curhat akan kerisauan dan kegalauan
adalah menuliskan jawaban yang mungkin saja orang cari. Berbagi.
Sebagai contoh: Pertama kali aku terjun ke dunia sales dan marketing, sangat sedikit referensi tentang hal ini buat pemula. Kalau pun ada semua dalam Bahasa Inggris yang aku yakin tidak semua orang mudah memahami.
Dan untuk situs Indonesia pun kebanyakan pembahasannya sedikit membosankan karena memakai Bahasa-bahsa akademis yang susah difahami oleh orang seperti aku yang tidak memiliki background Ilmu Ekonomi atau Management.
Akhirnya aku berpikir, kalau aku harus bagikan ilmuku ke siapa yang mau belajar. Ilmu yang kudapat adalah hasil dari pengalaman praktek di lapangan langsung, jadi bukan sekedar teori. Harapanku, ada orang yang seperti aku dulu mudah bisa mendapatkan referensi.
Saat orang berpikir,
mungkin yang aku tulis membosankan aku hanya berpikir, nanti pasti ada yang
merasa terbantu dengan apa yang aku tulis. Semua ada waktunya.
Gara-gara
prinsip aku itu, aku beberapa kali mendapatkan reward dari apa yang aku
kerjakan. Tidak besar banget tapi lebih besar dari angkah yang ditawarkan oleh
beberapa agent ke influencer jaman sekarang. Reward terbanyak itu aku dapat di
saat aku hamil dan saat Zafa masih bayi.
Baca Juga: Romansa Narablog
Aku bilang terbesar, karena dari sana aku memenangkan beberapa lomba yang uangnya bisa aku pakai acara 3 bulanan, 7 bulanan. Bahkan sampai dapat ponsel baru. Saat Zafa bayi,
kami pun banyak mendapatkan product buat si bayi. Sampai suami menegur “jangan
jadikan anak komodity, lho…” Dia benar.
Tapi untuk ibu-ibu, anak-anak rasanya
selalu menjadi bahan menarik untuk blogpost, IG post, FB post bahkan twitter,
benar tidak sih?
Maka untuk sekarang
aku tetap pada prinsipku. Tapi, meski demikian aku selalu punya target. Kalian
tahu, kan? Aku sales. Sales itu mencintai target. Sales itu selalu menciptakan
target dalam setiap aspek kehidupannya. Seperti Desember kemarin aku pasang target, paling tidak aku harus menang satu lomba. Alhamdulillah, aku menang meski hanya juara 3 ya gak apa. Dapat 2juta lumayan. Harus disyukuri. Bulan ini targetnya one day one post di sela kesibukan yang alhamdulillah sibuk banget, hahaha. Does it work? Check saja kolom arsip, hehehe.
Seorang sales
seperti aku ini ga pernah terbebani dengan target. Malahan, akan merasa
terbebani jika melakukan sesuatu tanpa target.
Xixixixi.
Keep
Blogging and Be Happy!
Bikin target blogging aja mbak.
ReplyDeleteSpt ikut one day one post gitu.
Kalo aku ngeblog untuk apa ya?
ReplyDeleteAwalnya sih pengin dapat duit, tapi karena belum dapat² maka hanya menyalurkan hobi menulis saja sambil becanda sesama blogger.😃
Bukan Sekalian nyari Rongdo juga kang.😄😄
DeleteKalo itu namanya bonus kang..🤣
DeleteYaa tentang dunia blogging orang tentunya punya kesan sendiri menyigapinya.😄😄
ReplyDeleteMeski terkadang ada beberapa orang yang punya penghasilan dari dunia blogging tersebut. Diantaranya pasang iklan Adsense, atau buat blog binis dan sejenisnya seperti yang telah dijelaskan diatas.😄
Namun alangkah baiknya bila semua itu tersalurkan berbarengan dengan hobi, seolah blog kita itu penuh warna dan terkesan hidup.
Tetapi apapun itu semuanya ada pada diri kita masing2.😄😄
Kalau adsensku cuma hiasan ini, Bang hahajhaa
DeleteBener, alangkah indahnya jika blog juga ngehasilin ya? Hahaha
Anak komoditi. wah bener juga. Sepertinya Fahmi anak saya nih termasuk anak komoditi hehehe...
ReplyDeleteHahahaha
DeleteToss, Teh...
Waahh, kece banget dirimuuu Mbaaaa
ReplyDeleteTIDAK terbebani dgn target, tapi justru terbebani kalo melakukan sesuatu tanpa target!
Kece bangeettts!
Iya, Mbak...kayanya ada rasa nggak nyaman jika melakukan sesuatu tanpa target.
DeleteKalau targetnya sebulan 1 tulisan, mba Hanila sudah sukses bangetttt hahaha. Soalnya targetnya sudah tercapai dari kapan tau kan yaaa :D
ReplyDeleteBuat saya, blogging juga a part of my life journey. Senang saja rasanya menulis, menumpahkan isi pikiran dan hati :P kalau ada yang baca syukur, kalau nggak ya nggak apa-apa juga. Yang penting punya penyaluran perasaan dan pikiran ke sebuah media tulisan agar nggak ketumpuk di otak :D Sebenarnya hal yang paling menyenangkan dari blogging itu justru bagi saya adalah blogwalkingnya, membaca tulisan teman-teman dan mendapat ilmu dari sana :>
Jangan berhenti ya mba, you are one of my favorite soalnya :D
Hahahaha
DeleteAda yg baca syukur gak juga gpp, thats really me hahaha
aah mba hani pinter banget kalo untuk menginspirasi orang deh. Anw salut deh sama mba hani, kereen pencapai - pencapaiannya. Dan oiya setuju banget kalo materi yg didapet dari nulis itu adalah sebagai BONUS. Keep inspiring people mba hani :)
ReplyDeleteYou too, Mas Adhe...so inspiring. Please keep writing yaa.. .kutunggu updatenya.
DeleteWkwk sama. Aku pun sempet dibilangin adik2ku katanya 'eksploitasi anak'. Tapi mereka becanda sih..
ReplyDeleteDuuh, kalau mbak nya masih merasa bukan blogger profesional, lah aku apa dong? Hahaha
Biasalah kalau anak bantu ngehasilin duit pasti dibilang arahnya kesana hahahah
Deleteinspiratif…
ReplyDeleteThank you for sharing
Thanks you
Deletetarget itu kadang penting untuk memacu kita lebih produktif mbak. coba yuk, mulai dari yang kecil aja.
ReplyDeleteBetul biar ada motivasi ga gitu-gitu saja :D
DeleteTarget yang Keren
ReplyDeleteSaya juga sedang berjuang untuk odop, tapi nampaknya bakal gagal :D :D
Semangat Ambuh
DeleteAku setuju mba sama kalimat walaupun yang ditulis saat ini dirasa membosankan, siapa tahu suatu saat nanti dibutuhkan dan bisa berguna untuk orang lain. Keren ih target mbanya, dan udah sering menang lomba blog :)
ReplyDeleteAlhamdulillah Mbak..lomba santai saja. Berhrap menang tapi insyaallah dengan ikutan lomba sudah menang lho :D
DeleteYang penting setiap apa yang kita kerjakan bener-bener harus sesuaikan dlu dengan passion kita. Kalau pake passion saya rasa dijalani dengan asyik aja
ReplyDeletePasti, mbak...
DeleteAku sih jarang melakukan sesuatu yang ga aku suka karena butuh pendorong
Untuk sementara ngeblog hanya sekedar hobi saja kalo saya, duit ga dapat.😂
ReplyDeleteHahaha
DeleteJust for fun ya..tapi kalau fun dibayar mau kan?
Aku sendiri untuk saat ini ngeblog kujadikan sarana supaya aktif dan konsisten menulis.
ReplyDeleteSeep, Mbak..sajak dan ceritanya seru-seru
Deletedari uangkapan tulisan mbak ini aja sudah bisa saya katakan mbak merupakan salah satu penulis professional, tinggal menyesuaikan judul nya aja kok mbak
ReplyDeleteAamiin, makasih ya support-nya.
DeleteInsyaallah perlahan saja kalau ingin di jadiin profesi, hehehe
Saya salut sama rajinnya Mba Hanila. Ngeblog santai tapi rajin banget padahal ga ada target ini itu. Karena sudah terbiasa kerja dengan target jadi ngeblog ODOP kayaknya biasa aja bagi Mba Hanila. Happy blogging ya, mba.
ReplyDeleteHappy Blogging Mbak Pipit.
DeleteDibawah santai Mbak...target ada tapi tetep santai. Ide itu ga bakal habis kok.
saya pun blogger..tetapi sekadar part time sahaja
ReplyDeleteWe're just the same :D
DeleteBarokallah ya Mba. Aku emak Yang urusin rumah tangga suka ngeblog. Alhamdulillah ya Mba. Berprestasi terus. Semangat
ReplyDeleteSemangat, Mbak :)
DeletePernyataan terakhirnya gokil, terbebani jika tanpa target
ReplyDelete