Korean Drama: Love Affairs in the Afternoon


Drama ini sebenarnya drama yang sudah tayang 2 tahun lalu, namun seperti biasa aku selalu telat menonton karena aku suka menonton drama Korea bukan sebagai keharusan. Menonton, hanya saat luang dan ingin saja. Kadang aku lebih suka nonton drama Taiwan atau Film-film Jepang tentang cerita cinta remaja yang bikin senyum-senyum sendiri karena perpaduan budaya dan karakter orang Jepang yang sangat unik.


Beberapa deret judul yang direkomendasikan teman sudah ada. Entah kenapa mataku tertuju pada judul ini "Love Affairs in the Afternoon".


Review Singkat

Aku tidak akan menyebut nama-nama pelaku di dalam drama tersebut, cukup jalan ceritanya secara singkat. Dari judulnya, kita bisa tahu ini tentang perselingkuhan. Kebetulan perselingkuhan yang dilakukan oleh para pasangan muda, baik yang sudah memiliki anak dan belum.

Isinya tentang perselingkuhan dari orang-orang yang merasa pernikahannya palsu, pernikahan tidak bahagia. Namun, tetap saja ada satu hal yang ingin dibenarkan di sini yaitu tentang “CINTA”.


CINTA selalu menjadi alasan untuk melakukan pembenaran dari segala prilaku salah dalam sebuah hubungan “lelaki dan perempuan”.

Nilai-Nilai Kehidupan Yang Aku Dapat?

Seperti biasa, di dalam setiap drama yang aku tonton aku selalu berusaha menarik benang merah terhadap kehidupan real. Kira-kira apa yang bisa kita dapat dari drama ini?

Pertama: Perselingkuhan itu tidak pernah dibenarkan apapun dalihnya. Sekali kita memulai maka kita akan terus terperangkap di dalamnya.

Jika kiranya kita memiliki masalah dengan pasangan kita saat ini, lebih baik selesaikan terlebih dahulu sebelum memulai hubungan baru. Kenapa? Karena, di balik semua itu akan ada hukuman social yang akan sangat berat bagi pelaku selingkuh apalagi jika kita perempuan.

Akan ada image buruk yang akan melekat seumur hidup. Maka, pikirkan bagaimana perasaan anak kita? So, lelaki dan perempuan, better watch out! Jangan main-main dengan perasaan!

Kedua: Pekah terhadap pasangan kita. Pasangan kita tidak hanya butuh materi yang cukup, tidak hanya sex yang memuaskan, ada yang lebih dari itu.

Faham dengan setiap perubahan pasangan bisa membuat mereka lebih diperhatikan. Sebaiknya tidak hanya memikirkan kebahagiaan sendiri.

Pernikahan melibatkan dua orang yang memiliki perbedaan dan setiap saat seharusnya perasaan itu tumbuh semakin bijaksana dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia pernikahan. Suamiku bilang, kalau dalam tiga tahun awal itu ada cinta selanjutnya adalah kenyamanan. Aku sih, belum bisa diskripsikan kenyamanan yang dia maksud.

Ketiga: Setiap pernikahan memiliki ujiannya sendiri. Ada yang diuji dengan keturunan, dengan ekonomi, dengan orang tua, mertua dan sebagainya. Adakah pernikahan yang tidak diuji? Menyadari hal itu, sebaiknya kita selalu melibatkan pasangan dan menjalin komunikasi baik untuk menyelesaikannya.

Keempat: Sebaiknya kita tidak memilih teman cerita dengan masalah yang sama dengan kita karena kita tidak akan mendapatkan nasehat yang benar. Lagi pula, masalah pernikahan kita kalau sudah tidak bisa dibicarakan berdua, mendingan cari “pihak” yang netral dan bisa membantu memberikan penyelesaian benar.

Kelima: Saat pernikahan kita ada masalah sebaiknya kita focus mencari penyelesaian, bukan lari yang pada akhirnya kita malah bertemu masalah baru. Salah satunya ya curhat pada orang yang salah, membina hubungan baru dengan lawan jenis dan lain sebagainya.

Jadi, drama ini rekomended atau nggak? Hm…..ini menyangkut preference sih. Mungkin, dengan tahu moral value dari drama ini jadi penasaran. Kalau aku sendiri, sebel jadinya. Hahaha.

Aslinya aku ini suka sekali menulis fiksi, ini yang menjadi salah satu alasan aku dulu pakai nama pena “pendar bintang” namun, belakangan yang nangkring di otakku adalah menulis fiksi tentang perselingkuhan. Tapi, beneran aku ga mau menulisnya karena aku tidak mau semesta mengantarku pada kisah yang kutulis sendiri.

Karena pernah aku menulis satu kisah, syukurnya endingnya Indah jadi Alhamdulillah beneran mirip yang kutulis dalam cerita itu yang terjadi pada kami.

Hahahaha.




52 comments:

  1. Aku belum pernah nonton drakor yang ini..
    duduw racun banget deh ah, jadi auto pengen nonton.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixixixi
      Aku juga baru lihat ini.
      Aku lebih suka nonton yang jarang di ulas sama teman-teman, mbak.

      Delete
  2. Aku belum nonton drama yang satu ini. Tapi memang betul, tiap pernikahan ada ujian masing-masing. Pernikahan yang bahagia tanpa ada riak hanya ada dalam dongeng.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha
      Bener, Mas.
      Drama atau FIlm biasanya terinspirasi dari kehidupan real.
      jadi, banyaklah yg bisa kita petik di sana.

      Delete
  3. jangan selingkuh, ga enak, apalagi kalo ketahuan ><
    review ethernal monarch dong, film baru nya lee min ho abis dia pulang wamil hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih tayang ntar 2020 kan Eternal Monarch, Mbak...
      Siap ntar aku review. Tapi, aku lebih suka ambil Moral Value dari pada s=review dramanya sendiri.

      Delete
  4. aku suka banget drama korea model perselingkuan gini
    jedar jedernya dapet

    emang selingkuh nikmat tapi ya itu perbuatan setan ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah
      Iya....banyak kejutannya.
      Buat pelajaran aja wes....

      Delete
    2. Yapp, ada banyaaaak pelajaran yg bisa kita ambil dari kisah2 perselingkuhan, either di dunia nyata mmaupun drakor.
      Semoga kita jauh jauuuhhh dari selingkuh yaaa

      Delete
    3. Aamiin, semoga kita terhindar dari perbuatan seperti selingkuh ya.

      Delete
  5. drama yang kaya akan kata-kata puitis dan soundtrack yang indah, ada nilai kehidupannya juga perfect

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soundtrack-nya ini biasa kok.
      Kalau puitis juga nggak, lebih banyak pake idiom.,
      Mungkin karena aku nontonnya sub. english hahaha

      Delete
  6. Aku bukan pencinta drakor sih hehehe tapi seru aja kalau lohat teman2 yg doyaaaan sampe ga mau ketinggalan. Pasti ada nilai2 positif yg bisa dipetik dari film ini ya 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pun Mbak...suka aja ga sampai cinta, hahahha.
      ga bisa yang marathon habis nonton ini lanjut ini...butuh mood juga.

      Delete
  7. Apakah selingkuh termasuk hobi? atau pekerjaan sampingan di kala senggang?
    atau sebuah penyakit? Bila iya, apakah berkaitan dengan DNA?

    Salam Fly So High In The Sky

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari sekian banyak artikel yang aku tulis dan belum kamu baca kenapa coba kamu milih yang berbau "SELINGKUH" ayo tes DNA jangan-jangan DNA kamu mengandung "SELINGKUH" harus segera diringkus!

      Salam tonjok!!

      Delete
    2. KArena temanya itu sudah universaaalll... Lanjutkan!

      Delete
  8. Salam kenal ya, kak. Aku pun lebih suka nonton drama Korea yang ceritanya masih tentang remaja yang masih sekolah. Pengen nonton drama ini tapi belum ada waktu dan aku sedang asik nonton drama Korea yang judulnya Extraordinary You soalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku hanya di Film Jepang sih, karena budaya dan karakter Jepang yang unik makanya suka saja. Dan mempelajari karakter mereka (yang positive) kalau Korea lebih seru mempelajari budaya mereka tentang orang-orang dewasanya, hehehe.

      Delete
  9. Saya belum nonton juga serial drama ini. Rasanya tema cinta dan perselingkuhan itu selalu menarik untuk dinikmati ya. Long lasting theme memang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha
      Bener, Mbak....long lasting Theme.
      Aslinya saya ada banyak yg ingin direview tapi masih tertahan krn nulis yg lain dulu. Hahaha

      Delete
  10. Padahal kalau tema atau tulisan tentang selingkuh biasanya best seller hahaha. Mau apa aja pasti dicari, lambe turah kan naiknya karena berita orang selingkuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha
      Bener sih, karena bs jadi topok dunia perghibahan yang tiada ending hahaha

      Delete
  11. Kalau saya malah sudah nonton versi jepangnya, Mbak. Kalau yang korea ini belum nonton. Katanya sih ceritahya beda jauh, ya? Cuma sama-sama tentang perselingkuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah...ada versi Jepangnya.
      Banyak ya emang drama korea yg adaptasi dr dorama Jepang

      Delete
  12. Kisah perselingkuhan dalam fiksi selalu menjadi topik terpanas dengan likes ratusan lho, Mbak, hahaha ... Tapi bosyen karena itu-itu melulu yang dibahas. Mmm, tapi kalau dalam tema perselingkuhan ada pesan yang diberikan sih menurutku tetap baik. Supaya orang yang menonton dan tengah selingkuh bisa menghentikan atau yang hubungannya baik-baik saja nggak akan pernah terpikir untuk selingkuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha
      Iya, sih...tapi yasudahlah..biar mereka saja yg ambil. Kita nonton aja kalau cerita perselingkuhan hahhaa

      Delete
  13. Hahaha klo soal perselingkuhan mending ditonton aja ya mbak, jangan ditulis. Bener itu. Makanya aku juga ga mau curhat di sosmed, karena memvisualisasikan perasaan sedih, ntar sama semesta diiyain gawat deh

    ReplyDelete
  14. Duh aku jadi pengen nonton dramanya juga ih, seru kayaknya. Apalagi topiknya perselingkuhan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha
      Nah kan masalah preference.
      Soalnya kalau aku bawaannya malah sebel.

      Delete
  15. Belum pernah euy nonton film korea bertemakan perselingkuhan. Keseringan baca share-share curhat orang di medsos aja, wkwkwk. Kayaknya tertarik nih saya nonton korean drama yang satu ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha
      Random pick Mbak...dapatnya ini, tapi dr judulnya udah ketahuan sih.

      Delete
  16. Love Affairs in The Afternoon ya, noted. Masukin wishlist deh ntar hihi.. Soalnya lagi ketawa-ketiwi dg Dong Bong Soon si strong girl wkwk. Kalau saya suka yg genre rom-com, Mbak... menghibur banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha
      Iyw, sih kalau masalah suka saya juga suka RomCom. Strong Girl inj aku malah blm nonton. Asliny lbh suka family gitu banyak banget moral value- ya

      Delete
  17. Klo baca reviewnya ini kok bagus ya buat ditonton sama pasangan .
    Jadi pengingat menjaga hubungan gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak...bagus buat pembelajaran.
      Asal kalau habis nonton ada diskusi.

      Delete
  18. Udah nonton tapi belum selesai
    Karena adegannya terlalu lambat dan topik selingkuhnnya itu lho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak...
      Aku juga termasuk lama nonton ini..lambat banget

      Delete
  19. Yup apapun alasannya yang namanya perselingkuhan tetap tidak dibenarkan sekalipun itu dilakukan atas nama cinta. Banyak yang bisa dipetik dari drakor ini ya? Sepertinya saya tertarik menontonnya apalagi udah lama juga nggak nonton drakor,hehe

    ReplyDelete
  20. Banyak pesan moralnya ya...dan sepakat jika perselingkuhan apapun alasannya enggak bener jika dilakukan . Makasih ulasannya, jadi pengin nonton juga saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak...
      Ini termasuk dikit biasanya aku bs rangkum sampai 12 atau 15 point hahaha

      Delete
  21. Aku kalau nonton juga ambil benang merahnya untuk pelajaran kehidupan mba. Bukan sekadar menonton saja, tapi ada makna yang terkandung di dalamnya.

    Sepertinya drama Korea ini bagus untuk ditonton sebagai antisipasi buat kita bahwa perselingkuhan itu, apa pun alasanya tidaklah dibenarkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak...
      Kalau ga ada moral valuenya gitu buat aku itu drama atau film jelek hahaha

      Delete
  22. Btw filmnya oke kayanya ya mba, apalagi tentang relationship dalam pernikahan. Btw itu aku tertarik sama statement g mau nulis sesuatu yg akan membuat alam semesta menariknya mendekat dlm kehidupan kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak...
      Untuk cerita2 fiksi aku prefer nulis yg baik2.

      Delete
  23. Benar banget setiap orang pasti akan diuji dan kadarnya pasti berbeda seusai kemampuannya. Allah Maha Tahu itu. Sedih lihat orang berselingkuh ya, aku suka ulasan drakornya.

    ReplyDelete

Hai Sahabat,

Terima kasih sudah berkenan datang dan membaca.

Cheers dan Banyak Cinta dari Bali!!

XoXo