Parenting Hack: Cara Fun Belajar Untuk Anak Usia 4 - 6th

Anak-Anak belajar sambil bermain
Masih belum lama Zafa bilang kalau dia ga suka belajar, dia sukanya bermain. Untuk usia dia, sih bermain juga salah satu cara anak-anak belajar. Namun. di usia 4,5tahun beberapa anak sudah masuk TK. Oleh karena itu, aku pun sempat ingin cari tahu apakah Zafa mau sekolah? Nyatanya, dia menjawab TIDAK.

Semua Akan Terjadi Pada Waktunya

Karena Zafa bilang tidak suka belajar, akhirnya aku lebih banyak mengajaknya ke tempat-tempat bermain yang memancing rasa ingin tahu dan juga mensupport pertumbuhan sensor motoriknya.

Sahabat baikku mengatakan "Anak-anak itu belajar dari rasa ingin tahunya" dan itu benar saja. 


Salah satu tempat yang menumbuhkan rasa ingin tahu anak adalah Taman Safari dan atau Kebun binatang. Ya, pasti tentu saja saat kita ke tempat-tempat tersebut kita ga sekedar datang. Aku dan suami bercerita dan memberikan clue tentang binatang-binatang yang dilihatnya. Bahkan, saat di Bali Safari Park aku pun aktif bertanya pada ranger yang meng-guide kami sehingga Zafa menjadi ingin tahu juga.

Nonton vidio di HP dan TV dengan pendampingan. Pendampingan bukan melulu perihal memilihkan tontotan buat si kecil akan tetapi juga memberikan pertanyaan-pertanyaan yang merangsang rasa ingin tahunya. Seperti:

"Lho, kok rooster-nya ga bisa terbang, Zaf? Katanya kalau punya wings bisa terbang?"

Bermain dapat menggali minat anak-anak
Dari situ dia mulai berpikir dan ingin tahu. Tentu saja, kita orang tuanya yang harus belajar terlebih dahulu. 

Zafa pun awal muasal hafal angkah dan huruf karena rasa ingin tahunya sendiri sama angkah-angkah di remote TV. Sekarang dia sudah mulai bisa berhitung dan mengerjakan beberapa soal sederhana "penambahan dan pengurangan". 

Ini juga terjadi pada kemampuan Zafa menulis, sebulan sebelumnya dia memegang pensil pun tidak bisa. Namun, pada saat dia ingin belajar dia sudah biasa, tidak kaku, bahkan bisa menulis namanya dan juga huruf lain.

Mungkin, kesannya kok ini anak dibiarin gitu ya ga diajarin apa-apa? Prinsipku, ya memang kepercayaan terhadap "waktu" bahwa anak-anak akan memiliki waktunya sendiri untuk bisa jika berhubungan dengan skill.

Sekarang Zafa juga pelan-pelan mulai belajar doa-doa, semua tanpa paksaan, dia minta sendiri diajarin karena dahulu dia hanya baca "bismillah". Saat anak yang meminta belajar semua proses "bisa" itu menjadi sangat cepat dan tanpa drama.

Ringkasnya, Cara Fun Belajar untuk anak usia 4 - 6 tahun adalah:
  1. Biarkan mereka belajar apa yang mereka sukai
  2. Belajar sambil melakukan aktifitas yang mereka sukai
  3. Mengambil topik belajar yang anak sukai
  4. Tidak memaksakan
  5. Memberikan contoh
  6. Berikan pujian secara spesifik jika dia berhasil melakukan apa yang sedang dipelajari
  7. Terus tumbuhkan rasa ingin tahu si anak agar terus ingin belajar
Sedang, Bagaimana cara menumbuhkan atau merangsang rasa ingin tahu pada anak itu adalah:

  1. Mengajaknya melakukan wisata edukasi sambil memberikan informasi tentang hal-hal yang bisa kita berikan sesuai dengan usia dan ketertarikannya
  2. Membacakannya Buku
  3. Mengajak menonton film atau vidio yang berisi "knowledge" sesuai kemampuan atau usianya.
  4. Memberikannya mainan edukasi
  5. Rangsang anak untuk terus bertanya dan sebisa mungkin kita jangan bilang "tidak tahu" atau "tidak bisa" jika pun kepentok tidak tahu, jangan malu akui pada anak lalu cari tahu bersama-sama dengan demikian anak-anak akan merasa kalau kita, orang tuanya juga belajar.

Buat aku dan suami masih banyak banget PR pastinya apalagi kami sekarang memutuskan untuk memilih Homeschooling daripada sekolah formal dengan berbagai pertimbangan.



2 comments:

  1. kalau anak saya sukanya main di rerumputan mas, soalnya anaknya ngak suka jalan, tapi sukanya lari2, jadi aman kalau jatuh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak-anak rata-rata begitu, Mas.
      Anak saya juga suka main di rumput buat guling-guling.
      Tapi, paling suka dia ke Zoo.

      Delete