Belajar Istilah Export dan Import


Belajar Istilah Export dan Import– Meskipun bukan expert dalam bidang ExIm aku ingin berbagi tentang beberapa istilah yang sangat umum digunakan dalam proses export atau import, jika mungkin ada teman-teman yang berkesempatan bekerja di bidang ini dana tau menjadi tenaga pemasaran di perusahaan yang melakukan kegiatan export dan import.



Semua informasi yang kubagi di sini adalah yang umum dan sering dipakai, jadi yang ga perlu dan sering disebut ya tidak perlu aku jabarkan biar ga bingung. Aku mendapatkan ilmu ini dulu malah secara private mengundang rekanan Shipping agent untuk ngajarin, bayarannya? Ya dia aku kasih banyak client yang memakai jasanya.

Let’s start!

Pengertian Export & Import
Export adalah proses pengiriman atau penjualan barang dari dalam negeri ke luar negeri

Import adalah proses pembelian barang dari luar negeri ke dalam negeri atau proses pengiriman dari luar negeri ke dalam negeri

Dalam Export dan Import ada Istilah-Istilah yang kita harus tahu

LCL adalah Less Container Load biasanya istilah untuk pengiriman barang dalam volume sedikit yang pengirimannya dilakukan konsolidasi (digabungkan) dengan barang orang lain di dalam satu container. Yang biasanya mempengaruhi cara menghitung volume suatu barang dalam pengiriman.

FCL adalah Full Container Load biasanya istilah untuk barang yang dikirim dalam container dengan yang isinya barang dia sendiri (tidak dikonsolidasi dengan orang lain). Yang biasanya mempengaruhi cara menghitung volume suatu barang dalam pengiriman.

Di bawah ini sudah aku buatkan rumus mudah menghitung volume. Gak pakai contoh, ya! Hehehe. Kalau mau contoh email atau hubungi aku langsung saja, dengan senang hati aku akan ajari.



Container atau petikemas adalah kotak yang memenuhi standard ISO dengan beberapa ukuran tertentu (kalau di Indonesia ada tiga macam; 20’, 40’ dan 40HQ) yang bisa dipakai berulang kali, dipakai untuk pengiriman dengan moda laut dan darat biasanya.

Nah, dalam pelaksanaan export atau import biasanya saat kita bertanya tentang shipping charge, maka kita akan sering mendengar istilah-istilah sebagai berikut:
Air dan Sea Freight ini istilah untuk ongkos kirim (hanya cost kapal atau pesawat saja belum termasuk tambahan-tambahannya)

FOB atau Free On Board ini istilah untuk term payment yang diberikan shipper dengan harga sampai pada pelabuhan/bandara international terdekat. Jadi, buyer hanya tinggal membayar sea/air freight dan pajak-pajak yang dikenakan.

Contoh; jika produksi di Bali maka kalau client minta harga FOB kami akan memberikan harga FOB Surabaya karena di sana pelabuhan internasional terdekat.

Ex-Work ini istilah untuk penyediaan harga untuk buyer dengan harga hanya sampai pada pabrik pembuatan, jadi buyer harus membayar semua ongkos dari pabrik ke pelabuhan sampai pada destinasi pengiriman barang. Harga Ex-Work biasanya dikenakan untuk order jumlah kecil atau tergantung kebijakan perusahaan penyedia barang.

CIF ini kependekan dari Cost, Insurance and Freight kalau ini istilah jika penyedia barang memberikan harga sudah all-in. Jadi harga yang diberikan sudah termasuk pengiriman sampai pada negara tujuan. Tapi, biasanya tidak termasuk GST atau pajak masuk barang. Hanya Pajak di negara asal yang dibayar oleh penyedia barang.

EMKAEL ini istilah untuk ongkos-ongkos yang dibayarkan di dalam negeri sebelum barang dikirim keluar negeri biasanya EMKAEL mencakup trucking, pajak, pengiriman dokumen, administrasi. Yang kemudian digabung dengan sea/air freight yang harus dibayarkan oleh buyer.

Untuk saat ini, sepertinya sampai di sini dulu ya. Karena nanti kalau kebanyakan bakal pusing tujuh keliling. Sebenarnya, ini pengetahuan umum jadi siapapun boleh belajar dan tahu.

4 comments:

  1. Jadi mengingatkan saya saat menjadi security disebuah perusahaan besar.
    Kalau urusan import dan eksport, saya merasa kenyang. Karena hampir tiap hari ada saja barang kontainer yang keluar masuk.
    Jika pengiriman sedikit, ya memang digabung atau join dengan perusahaan lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, Bang.
      Memang demikian kalau tidka ya kirim saja by Air.
      Tapi, kalau sudah melebihi 10M3 biasanya saya sarankan belanja lagi biar sekalian pakai cntainer, ongkos shipping lebih murah.

      Delete
  2. Baca ini kayak sedang kerja saja.. hahahaha... kebetulan kerja di perusahaan trading yang tiap hari harus bergelut dengan yang kayak beginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha
      Ini juga aslinya biar gampang saja nyari rujukan misal ada marketing kami yang lupa dan bertanya lagi tinggal kasih link.
      Soalnya bosan dan kenyang menjelaskan perihal seperti ini.

      Delete

Hai,

Terima kasih sudah membaca.
Silahkan tinggalkan komentar dan pendapat kamu di sini.

Terima kasih dan Salam Hangat dari Bali!

Cheers,