Parenting Hack: Mencegah Kecorobohan


Belakangan ini Zafa suka sekali mengadukan Kakak Sepupu, Nenek, Kakek bahkan Ayahnya. Pokoknya semua teman bermain dia kerap dia adukan selepas main.

“Mami, tadi Daddy lempar baju Zafa, begini….sama Zafa. Ga boleh ya?”
Itu adalah salah satu contoh kecerobohan teman bermain yang diadukan. Dalam satu kesempatan terkadang ada beberapa kali aduhan kecerobohan orang lain yang diadukannya.

Hal ini normal adanya. Karena di usianya menjelang 5 tahun ini dia mulai kritis dan sangat cepat melihat kesalahan orang lain. Yang harus kita lakukan sebagai Ibunya, karena teman terdekat adalah ibu adalah berlaku adil.

Katakan Sesuatu yang adil, seperti “Oh, ya? Benarkah? Okay, mami akan ingatkan Daddy agar tidak melakukannya lagi, ya? Tapi, Zafa juga ga boleh melakukannya, karena itu ga sopan ya, sayang?” hal ini kesannya membela dia akan tetapi sebenarnya memberikan nilai bagaimana berlaku benar
  • Jika memang terbukti teman bermainnya, siapapun itu tidak benar, maka pujilah anak kita. Seperti “Wah…Zafa kok pintar sekali, sih? Mami bangga sama Zafa karena sangat peduli, Nak….”
  • Katakan dia salah kalau memang salah. Namun, ada kalanya apa yang dia katakan itu hanya ingin terlihat hebat di depan kita, Ibunya. Atau ingin melindungi teman bermainnya. Maka, jika bertemu kasus seperti ini yang harus kita lakukan adalah memberi tahunya. Bahwa yang dilakukannya itu salah maka kita tidak bisa membelanya.

Again, I am glad to say “Kalau kita ga capek maka kita bukan orang tua”.

No comments:

Post a Comment

Hai,

Terima kasih sudah membaca.
Silahkan tinggalkan komentar dan pendapat kamu di sini.

Terima kasih dan Salam Hangat dari Bali!

Cheers,