Membentuk Disiplin Dalam Diri


Banyaknya pekerjaan yang menumpuk terkadang membuat kita kelelahan dan akhirnya memberikan satu bentuk “pemaafan kepada diri sendiri” alias “permisif” terhadap tanggung jawab yang seharusnya kita laksanakan.

“Kan sedang capek, ya sudah gak apa dikerjakan saja nanti”  

Karena terkadang waktu di luar banyak hal ga terduga terjadi, jadi apa yang kita palnningkan ga jalan. Nah, sehubungan dengan hal tersebut aku  jadi ingin sharing tentang DISIPLIN dan sharing di sini masih hasil copy and paste dari group Marketer DeZavo. Hampir semua materi di Motivasi dan Pengembangan diri aku ambil dari sana, agar tidak hilang, lupa dan tentu bisa jadi pengingat buat diri sendiri dan team.

Adakah di sini yang merasa ngeri dengar kata disiplin? Karena disiplin artinya harus mentaati rutinitas yang membosankan dan dipaksa-paksa 😂


Aku dulu saat masih kecil sangat terganggu dan merasa orang tua jahat karena menerapkan kedisplinan dalam kehidupan sehari-hari, namun saat sudah keluar rumah di usia 18th, aku merasakan dampak dari disiplin ini sangat luar biasa.

Nah, di sini aku ingin sharing bahwasannya sebenarnya disiplin itu adalah membiasakan kebiasaan baik jadi dengan ubah persepsi ini kita bakal faham. Sekali kita memiliki atau membuat komitmen, kita perlu disiplin dan kerja keras untuk membawa kita kesana.

Ada satu ungkapan yang bilang "Di dalam hati orang-orang yang sukses, ada jiwa disiplin yang kuat. Entah itu disiplin dalam kehidupan pribadi atau profesional mereka" aku pikir kita semua setuju dengan hal ini ya.... 😃

Lalu bagaimana membentuk disiplin dalam diri kita?

Jawabannya adalah kita kontrol kebiasaan kita karena 40% dari prilaku kita didorong oleh kebiasaan. Kalau ingin mengendalikan kemampuan untuk disiplin diri maka yang harus kita lakukan adalah mengendalikan kebiasaan kita

Pertama, kita banyakin bersyukur banyak bersyukur membuat mental kita lebih sehat. Dengan mental yang sehat kita akan lebih mudah menerima saran, menerima masukan dan melakukan perubahan kebiasaan-kebiasaan kita.

Ga tahu mulai dari mana? Coba tulis hal-hal baik yang sudah Tuhan berikan terhadap kita? Dan baca berulang sampai masuk ke relung hati terdalam kita betapa beruntungnya kita dengan apa yang kita miliki sekarang, terdahulu dan insyaallah yang akan datang.

Hidup ini sangat indah karena sebuah berkah yang tak ternilai harganya J

Kedua, kita mulai dengan memaafkan

Sama dengan syukur, memaafkan memberikan dampak luar biasa pada diri kita. Karena kita melepaskan energy negative atas nama kebencihan,  kemarahan tanoa kita sadar. Karena rasa marah, benci bukanlah hal yang harus kita lawan atau enyahkan tapi lepaskan. Caranya ya dengan memaafkan

Bismillahirrahmanirrahim.....

Dengan ini, ayo sahabat semua mengingat semua yang menyebabkan rasa sakit, siapapun yang menyakiti kita, ingat wajahnya kata-katanya sambil pejamkan mata lalu, paksa diri kita tersenyum sambil katakan "aku memaafkannya" berulang ulang sampai ada rasa legah.

Tentu saja ini bukan magic yang langsung menghapus rasa sakit kita tapi, dengan melakukan hal ini insyaallah kita akan merasa lebih baik. ☺☺

😍😍Ah bahagianya......

Ketiga, lakukan meditasi sambil ucapak doa-doa yang memberikan effect nyaman pada diri kita

Jika setelah melakukan ini rasa nyaman belum terasa berarti ada yang salah dengan meditasi dan doanya. Mungkin kurang focus dan pasrah. Lakukan berulang sampai benar-benar ada rasa "wow, I am doing just fine"

Keempat, bikin goal dan setting untuk mengarah kesana

Setting "GOAL" kita ke "Mode ON" artinya, mulai bikin run down hal-hal yang membawa kita kesana dan melakukannya.


Kelima, miliki hidup yang seimbang

Makan, istirahat, kerja yang berimbang. Jangan berat ke salah sati atau salah dua.

Eh, kalau tim rep DeZavo yang biasa jalan ke proyek bisa dapat olah raga, kerja, makan dalam satu kesempatan 😂😂

Keenam, management waktu

Kebanyakan dari kita lacking di management waktu. Keasyikan melakukan A sampai yang B lupa atau pas ngerjain B malah ke distruct sama kegiatan C yang merusak jadwal.

Management waktu penting dan harus sebisa mungkin diikuti.

Bikin to  do list setiap hari dan ikuti to do list tersebut..patuhi meski yang bikin kita sendiri. Jangan sampai waktu kita habis sia-sia dan hanya akan jadi penyeselan. Saat itu waktu tak dapat diputar kembali 😌

Ketuju, biasakan diri untuk tekun dan gigih

Point terkahir ini menjadi kunci sukses ke-6 point di atas. Jika point 7 ini kita lakukan maka  kita bisa ciptakan disiplin dalam diri kita.

Yes, semoga bermanfaat dan membentuk diri kita semua menjadi pribadi lebih disiplin dan lebih baik ya? Semangat!!


2 comments:

  1. Pengalaman pribadi misal saya habis pergi kemudian tiba dirumah sudah lelah padahal ada tugas harus menulis blog, nah betul jadi ada "permisif" yang akhirnya tulisan pun batal dibuat

    ReplyDelete
  2. Bener, saya juga kadang ada timbul permissif begini.
    cuma kalaus udah saya tulis di to do list biasanya saya paksakan diri kalau gak permissif ini bakal sering muncul lho, hahahaha.
    Udah pernah di posisi tersebut soalnya.

    ReplyDelete