Anak : Aku Adalah Refleksi Orang Tuaku

Aku adalah refleksi orang tuaku:  Dalam sebuah post media socialku, aku pernah menyinggung tentang ini. Bahwasannya anak-anak adalah refleksi orang tuanya. Menuliskan ini menjadikan cerminan buatku, seorang Ibu dan orang tua dan aku sih berharap juga buat Bapaknya, ya? Karena mendidik anak bukan hanya tugas Ibu tapi orang tua yang terdiri dari Ibu dan Ayah.
Dan sebenarnya, ada satu ganjalan yang benar-benar ingin aku perbaiki dalam diriku sendiri yaitu mengurangi intensitas bermain gadget karena anak-anak kadang merrasa dicueki meskipun itu untuk kerja dan kadang anak mengerti.

Setiap orang boleh memiliki parenting yang berbeda-beda. Bahkan ada beberapa orang yang rela merogoh koceknya demi mendapatkan ilmu parenting! Dan ya, menjadi orang tua memang ada ilmunya dan setiap orang tua harus terus belajar dan belajar. Da satu ungkapan yang sangat aku suka dari seorang sahabat yaitu "When baby born, parents born" ini lho point parenting yang sebenarnya.


Di dalam suatu komunitas masyarakat, boleh jadi semua orang tua mendapatkan ilmu parenting yang sama namun pada penerapan dan hasilnya pasti berbeda-beda. Bukan hanya permasalahan daya tangkap dari para orang tua itu sendiri, akan tetapi karena setiap anak itu berbeda maka kita pun tidak bisa serta merta mengcopy paste semua ilmu parenting itu ke anak kita. Hal pertama yang mesti kita lakukan adalah memberikan mereka contoh lalu mengenali karakter anak kita. Karena system parenting A bisa jadi cocok buat Budi tapi belum tentu OK buat Wati, itu gambarannya hehehe.

Dari semua itu yang terpenting adalah memberikan contoh atau tauladan kepada anak-anak. perilaku dan sikap orang tua menjadi buku dan pelajaran yang paling mudah diserap oleh anak-anak. Pernah suatu hari aku sedang stress sekali, pokoknya saat itu permasalahan menumpuk jadi satu dan suami tidak dapak diajak diskusi, di saat seperti itu Zafa kecil yang biasa manis kok ya bikin ulah, akhirnya aku memukul-mukul kasur dan menangis. You know what? Suatu hari dia melakukan hal yang sama dengan apa yang aku lakukan. Hal itu sangat membekas di benaknya. Menyesal aku sudah pasti, makanya sekarang aku lebih hati-hati. And this also true "Happy Mom raised Happy Kid" so, Dad please make your wife happy if you wanted her to raise your kids happily! 

Apalagi orang tua yang demen megang gadget, jangan heran kalau anak akhirnya minta gadget melulu. Lha orang tuanya begitu, kok. Kalau ingin stop anak main gadget ya dimulai dari orang tuanya. Kecuali anak kita sudah besar dan bisa diajak komunikasi plus mengerti management waktu dengan baik. Kalau masih balita, hm......nilai sendiri.

Perilaku disiplin, sopan serta mandiri pada anak tentunya juga karena pembelajaran yang didapat dari orang tuanya. Bukan perkara diajari "Nak, kamu harus bla bla bla" karena prilaku seperti bossy ini juga menurun lho nanti, tapi berikan contoh. Kalau pun harus menyuruh kita biasakan juga dengan kata "Tolong" dan "Terima kasih" Plus kalau anak sudah melakukannya dengan baik, kita janganlah pelit pujian "Wah....anak Mama pintar sekali, terima kasih sudah menjadi anak baik" hal demikian bisa memotivasi anak untuk terus berlaku baik.

Let's share the experiences here and be best version of our self!











View this post on Instagram

Anak adalah Refeleksi Orang Tuanya . . Setiap orang memiliki teknik parenting berbeda dalam mendidik dan membesarkan anak-anak mereka. Tidak ada yang benar dan salah. Semua ilmu parenting yang exist di dunia ini hanyalah panduan karena pada dasarnya saat berhadapan dengan anak-anak akhirnya semua berbeda. . . Ada yang paling penting adalah anak-anak kita bisa menjadi cerminan kita. Oleh karena itu, anak tumbuh orang tua tumbuh, anak belajar maka orang tua pun belajar. . . Saat anak kita panggil tidak langsung menoleh bisa jadi kita sering mencontohi dia demikian, pun saat anak dengan sigap menolong kita pasti selama ini kita memberinya tauladan tersebut. Tidak ada yang serbah kebetulan. . . Jangan selalu salahkan anak jika menemukan hal yang kurang baik, kurang benar, tapi koreksi diri kita dahulu sebagai orang tua. . . Minta selalu pada Tuhan Yang Maha Kuasa dalam doa di segala kesempatan agar anak kita dijadikan anak yang baik, berguna serta penuh kasih. . Related updated blog: https://www.hanilacorner.com/2019/08/anak-aku-adalah-refleksi-orang-tuaku.html . #parenting #parenthood #motherhood #duniaanak #lifelearning #mood #tauladan
A post shared by Hanila PendarBintang (@pendarbintang) on

No comments:

Post a Comment