Hidup Mulia

Kata MULIA merunut arti katanya adalah sebuah kata sifat yang mengandung arti Kedudukan tinggi, luhur (baik budi pekertinya) dan yang terakhir bermutu tinggi.

Dan di sini aku ingin bercerita tentang mulia dalam artian luhur pekertinya. Di Indonesia, sedang banyak diguncang bencana akhir-akhir ini dan di sini aku melihat betapa banyak mereka yang hidup dalam kemuliaan. Ya, kemuliaan ada pada mereka para relawan yang dengan suka rela menyodorkan diri untuk memberikan bantuan tak hanya materi akan tetapi tenaganya. Tentu saja, kemuliaan juga ada pada para tim Basarnas, TNI, POLRI dan seluruh lembaga yang dengan sigap memberikan bantuannya akan tetapi aku gak bisa sebut satu persatu.

Sungguh mereka pasti memiliki hidup yang penuh dengan makna karena mereka hidup bukan untuk diri mereka sendiri akan tetapi kemanusiaan.

Ada rasa iri dalam hati ini terkadang, kapan aku bisa seperti mereka atau mampukah aku seperti mereka? Sahabat sekaligus partner bisnisku mengatakan "Kita membantu sesuai kapasitas kita, untuk saat ini kita membantu logistik dan juga doa tidak apa, insyaallah nanti kita berkesempatan membantu secara phisically juga hadir di sana".

Dia mengatakan hal yang benar, untuk membantu ke lapangan kami pun harus memiliki pembekalan terhadap penanggulangan, penyelamatan terhadap bencana. Karena jika tidak, kita malah hanya menyusahkan tim yang sudah ada. Jadi, memang tidak semudah itu ya? Sungguh penghargaan tertinggi buat mereka. 

Aku dan sahabat sempat memiliki rencana pergi ke Lombok dalam proses recovery, ingin membantu memberikan semangat kepada adik-adik pengungsi, akan tetapi saat itu, Jum'at tanggal 28 September kami selesai acara di Panti Asuhan, aku yang tidak sengaja membuka HP karena ada notifikasi dari sebuah portal berita luar negeri kalau di Donggala, Palu baru terjaid gampah 7.7 SR dan Tsunami, aku infokan ke sahabatku dan kami langsung membisu untuk kemudian langsung memanjatkan doa agar semua yang di Palu diberikan kesabaran dan kemudahan dalam proses evakuasi.

Sebenarnya, semenjak gempah di Lombok July lalu aku punya aplikasi BMKG di HP dan dari siang aku menerima notifikasi tentang gempah di Donggala, akan tetapi saat itu aku sedang  tidak enak badan jadi tidak begitu ngeh. Bahkan saat notif tentang gempah 7.7 SR pun aku sudah buka cuma lagi, aku gak ngeh akan tulisan peringatan Tsunami.

Semoga kita semua termasuk ada dalam golongan orang-orang yang hidup dalam kemuliaan, yang memilik hidup penuh makna tanpa menunggu ada bencana yang menimpah. Segenap doa untuk semua saudara kita di Donggala, Palu. Semoga proses evakuasi segera selesai dan kota Palu segera pulih kembali. Satu hal yang aku percaya dan yakini, dengan adanya bencana ini saya yakin tidak hanya mereka yang tertimpa bencana yang belajar memaknai dan mengambil hikma kejadian ini akan tetapi kita juga.



*Source Gambar dari  TalentForHumanity.Org

Comments