Tips Belanja Ekonomis

Maunya sok-sok-an gitu kasih tips, ye? Lha yang belanja segala kebutuhan bulanan saja suami, hehehe. But, tell you the truth. Kami hidup di Bali, bukan daerah terpencil, penghasilan suami juga 7 digit, kalau dipakai hitung-hitungan matematika pastilah tak cukup memenuhi segala kebutuhan kami.

Mau saya jabarkan? Kami ada anak Balita yang belum sebulan lepas diapers yang diapers ama Susu saja ngehabisin hampir 2 juta. Hehehe

Ada yang protes, ya kan mbak-nya kerja? Iya-lah, aku kerja tapi bukan memenuhi kebutuhan keluarga, kebutuhan yang kupenuhi murni kebutuhan dan lain-lain, seperti jalan-jalannya anak, baju, mainan, kasih ke orang tua, ponakan dan lain sebagainya.


Biar gak banyak mengeluh, ya memang harus lebih giat dan cerdas dalam mengelola keuangan plus pandailah mencari kran rejeki lain.Lagi pula, hal positive datang pada mereka yang positive thinking dan hal negative datang kepada mereka yang negative thinking. Minta saja sama Allah dikasih rejeki yang berkah, insyaallah akan selalu cukup dan adaaaa saja. Nggak akan kelaparan, hehehe

Tips simple-nya sih saat ada uang banyak langsung beli beras 5 atau 10 kg dan beli bumbu basic dapur seperti bawang merah-putih, cabe, garam, penyedap rasa langsung diperkirakan cukup untuk satu bulan. Kalau kalian cuma di rumah berempat aku pikir ga bakal banyaklah kebutuhan bumbu ini.

Nah, dengan demikian kebutuhan lauk harian lebih sedikit. Tinggal beli ikan dan sayur-mayur. Buatku pribadi, setiap hari makan ayam atau daging juga eneg, kalau buat si balita emang selalu ga lepas namanya ayam, ikan atau daging. Karena masih masah pertumbuhan.

Kita coba bikin rincian, kalau 3 atau 4 orang ini cukup 1 bulan kalaupun kurang belanja lagi sedia 100 ribu cukup sampai tutup bulan:

10kg beras yang enak, wangi dan punel Rp. 131,000
(buatku enak dan punel ini harus karena nasi yang punel lauk kerupuk ama sambel pun jadi enak, hehehe
Minyak Goreng 2ltr Rp. 22,000 
(cari yang diskonan ya di Alfa atau Indo banyak, kalau di Bali kami punya Coco)
Garam beryodium Dolphin 500gr Rp. 13,000
Masako   Rp. 6500
Ajinomoto Rp. 3500
Bangau Rp. 13500
Bawang Merah Rp. 22,000
bawang Putih Rp. 10,000
Cabe, tomat, dan bumbu umbi-umbian semua dibeli saat mau masak tergantung kebutuhan masak saat itu.

Totalnya Rp. 221,00 banyak juga tapi kan buat satu bulan.
Tambah Gas ya Rp. 125,000 yang tabung besar kalau ga masak rendang setiap hari bisa lebih sebulan, hehehe.

Selalu cari tempat belanja dengan harga termurah dan juga belanja di tukang sayur atau pasar bukan super market untuk bumbu-bumbu, ikan dan sayuran. 

Nah, kebutuhan kamar mandi tergantung masing-masing ya. Sesuaikan kantong saja. Kalau Shampoo mampu beli Sunsilk jangan maksa beli Shampoo Loreal, ya aneh. Dan kalau punya ART tentunya HARAM mengeluh karena sudah mampu bayar ART masak beli kebutuhan sehari-hari mengeluh, hehehe

Dan tidak ada politisi tulisan di sini, murni karena aku ga suka mengeluh, ah begini ah begitu, karena mengeluh tidak akan menambah jumlah rupiah di saldo rekening tapi berpikir, bekerja. Bukannya Allah juga berfirman "Berfikirlah" Selama mau mikir dan gerak ga ada namanya kelaparan. Lagian, kalau masalah rejeki dari Allah aku ga pernah tak hitung, pusing karena dari uang masuk pasti hitungan ga cukup. Tapi, rejeki Allah itu adaaa saja, ga bakal bisa dihitung pake kalkulator, cukup disyukuri setiap nikmat dan karunia-NYA. Hanya satu sih yang aku yakini, ALLAH itu ga pernah biarin aku dan keluarga kelaparan. 

Aku juga pernah kok ada pada masa benar-benar di saku hanya lima ribu rupiah, dan hanya bisa buat makan sekali. Tapi nasi lima ribu itu aku makan 2x, hehehe. Padahal tanggal gajian masih 8 hari lagi,sisanya? Aku minta pertolongan Allah saja dna alhamdulillah ada saja jalan mendapatkan rejeki.

Bersyukur- bersyukur dan bersyukur. Selalu berbuat baik, prasangkah baik kalau ingin hidup kita baik-baik saja. Kita jangan mudah diajak berpikir buruk tentang betapa sengsaranya hidup kita. Karena kadang ada batasan namanya Gengsi dan Malas itu yang membuat kita menyiksa diri sendiri. Ini beneran ada banyak di lingkungan kita, kan?

Yowes, ayo sak iki podo blonjo nang pasar karo tukang sayur. Sing blonjo nok Super market ben sing duit e sisa-sisa hehehe. Ojo rame wahe perkoro duit blonjo orah cukup. Sak iki carani piye ben cukup.

Comments