Mental Pemenang


Di Dezavo kami membagikan ilmu markerting secara percuma kepada para team markerter kami yang bergerak secara independent. Meskipun, pada awal bulan ini alhamdulillah di tahun ketiga kami mulai hire team markerting yang akan membackup beberapa pekerjaan markerting yang belum bisa aku lakukan ke team markerter satu persatu.

Membagikan ilmu secara gratis tidak membuat kami takut ilmu atau strategy markerting kami dicuri, karena dalam penerapan dan hasil setiap individu pasti berbeda. Walaupun tidak menutup kemungkinan hasil mereka lebih baik, hehehe.

Tidak hanya berbatas pada ilmu markerting yang kami bagikan, bahkan motivasi agar kami bisa terus berkembang menjadi markerter profesional dan secara individual kami pun terus memperbaiki diri. Seperti kamis lalu, aku sempat membagikan tips untuk mengembangkan mental pemenang dalam diri masing-masing.


Apa saja sih, tips-nya? Yes, di sini pun aku akan membagikannya meskipun hanya copy paste dari group What's Up, hehehe. Jadi kalau kalimatnya beda jangan kaget karena bahasanya sedikit beda saat sharing di group sama di blog, hehehehe


  1.  Memiliki Passion dan Fokus pada Passion tersebut. Tanpa passion ibarat hidup hanya jalani saja, jadi ga ada gregetnya.
  2. Berpikiran positive; khususnya dalam bertindak. Yakin saja, melakukan hal baik yang akan kembali ke kita ya yg baik-baik.
  3. Bisa memanagement emosi, khususnya emosi yang ada karena energy negative seperti marah. Setiap kali mau meledak, tarif nafas dan coba melihat masalah dari banyak sudut pandang. Jangan hanya memikirkan "KITA" tapi coba pikirkan orang lain.
  4. Set Up Goals. Dan monitor progress-nya dan jangan hanya fokua pasa hasil. Progress dari prosea itu penting
  5. Mampu berkomitmen dan bertanggung jawab untuk itu
  6. Gak kenal kata menyerah, ini artinya percaya dengan kemampuan diri, percaya dengan TUHAN
  7. Jangan selalu permissive untuk setiap kesalahan yang kita buat. Memaafkan diri boleh, pasrah sama Tuham harus tapi jika kita sudah salah dan tledor itu tetaplah keteledoran.
  8. Kelilingi diri kita dengam orang-orang yang positive. Kita memang tidak bisa memilih lingkungan kita, tapi kita harus bisa menjaga agar atmosphere positive tetap ada
  9. Selalu bersyukur. Bicara memang mudah ya sahabat? Apalagi jika kita ada di posisi di mana sebenarnya kondisi kita itu tak seberuntung si A, si B, lagi tak baik-lah. Tapi, saya bicara ini karena saya juga pernah dan mungkin juga masih ada di posisi itu namun dengan syukur kita bisa tetap focus berusaha dan ingin menolong orang lain.
  10. Percaya dan Memiliki Keyakinan. Terutama akan impian-impian kita. Kenapa harus demikian? Karena kita beriman. Kalau kita percaya dan yakin dengan impian kita; kita akan bekerja untuk itu dam berdoa tanpa henti, berikhtiar karena kita pun PERCAYA ,& YAKIN Tuhan itu selalu mengabulkan doa-doa kita.
Kenapa sih selama ini aku sering sekali menulis banyak hal tentang kekuatan dalam diri, ihklas, syukur dan optimisme? Karena aku nggak mau banget, teman, sahabat, saudara-saudaraku hidup dalam pesimisme seolah tidak memiliki harapan hidup. Trust me not, hidup ini indah kok. Jangan labeli diri sebagai mahluk paling teraniaya dan menderita karena fitrah kita sebagai manusia ddihadirkan ke dunia ini bukan untuk itu.

Comments