Apakah Menikah Harus Cinta?



Apakah Menikah Harus Cinta? – Cinta? Aku ini termasuk orang yang dulu ga pernah percaya cinta. Itulah kenapa aku selalu ragu dengan setiap hubungan yang aku jalin  dengan beberapa mantan. Bahkan sempat-lah aku LDR, selama LDR aku tetep jalan sama cowok lain. Pacarankah aku sama mereka? NGGAK!. Aku akan lari kalau si cowok meminta komitmen, payah banget, ya?

DOLITTLE Film Bagus Tapi Kurang Menghibur



DOLITTLE Film Bagus Tapi Kurang Menghibur – Urusan menghibur sebenarnya tergantung preference saja. Beberapa orang bisa saja mengatakan film ini sangat menghibur tapi sepertinya buat kami sekeluarga biasa saja, hahahaha.

Hari Minggu kemarin, keputusan nonton datang begitu saja karena aku bosan banget! Hahaha.

Menjaga Hutan Sebagai Sumber Pangan Dan Pendapatan



Menjaga Hutan Sebagai Sumber Pangan Dan PendapatanBerbicara soal lingkungan aku bukanlah yang paling jenius. Tapi, mari berbicara soal makanan maka aku akan menjadi yang terdepan!

Menjadi yang terdepan soal makanan, bukan berarti pula aku pandai memasak atau mengolah makanan tapi paling tidak aku faham kalau ada beberapa makanan adalah bentuk kekayaan hayati dari hasil dari hutan kita.

Playing With Fire Dengan John Cena



Playing With Fire Dengan JohnCena - Kata suami, "film ini humornya banyak yang receh dan verbal". Kalau pengamat film banyak yang ga suka. Pengamat film yang mana, ni? Lagian kita datang bukan buat mengamati film tapi buat nyari hiburan, Dan ternyata ga seperti dugaan si suami, banyak banget humor non verbal yang bikin Zafa anteng sampai 90 menit.

Blogwalking Bagian Dari Aktifitas JUMPER Blogger!



Aku tuh kalau boleh punya kemampuan supranatural dan boleh memilih. Aku akan memilih sebagai "Jumper" tahu kan film Jumper? Yang bisa melewati ruang dan waktu. Dia bisa melompat ke masa lalu, masa depan atau saat ini dalam situasi lain sehingga dia mampu melihat semuanya.

Tapi….wait, Jumper ini termasuk kekuatan supranutaral atau bukan, ya? Yang pasti kalau beneran ada aku mungkin akan bergabung dengan X-MAN! Hahahaha.

Life Never Stop Teaching



Life Never Stop Teaching. Dan Belajar itu tidak pernah ada endingnya. Belajar bukan berarti hanya membaca buku dan diakhiri dengan ujian lalu mendapatkan ijazah dana tau sertifikat. Dalam sepanjang hidup kita, saat kita berproses dari lahir sampai sekarang adalah proses belajar. Belajar dari setiap pengalaman.

Hidup adalah rangkaian proses pembelajaran dari pengalaman.

Blogging is part of my life journey



Blogging is part of my life journey, sejauh itukah? Aku bukanlah blogger professional. Aku hanya orang yang suka menulis, berbagi cerita, berbagi pendapat dan ingin eksis di sebuah media yang bernama BLOG.

Mungkin orang bisa mengatakan kalau isi blogku hanya “Curhat Hore” very well said. Awal aku ngeblog emang itu isinya. Tapi, Hanilacorner.com ini tujuannya beda. Aku ingin menyalin yang aku bagikan di WAG marketer DeZavo. Walaupun pada kenyataannya, aku tidak dapat menyalin semuanya. Yang ada aku jadi sharing juga tentang parenting. Sudah naluriah perempuan yang telah menjadi ibu rupanya, sekali ada yang nanya langsung ketagihan untuk membagikannya.

Gerbang Era Industri 4.0 Menembus Ruang dan Waktu



Gerbang Era Industri 4.0 Menembus Ruang dan Waktu – Orang-orang meilhatku dalam keseharian seperti tidak melakukan apa-apa. Bahkan, pas belanja di tukang sayur bareng Mama sempat ada tetangga yang nyeletuk, tumben aku belanja dan masak biasanya Mama saja yang masak. Ini masih urusan rumah tangga, kesempatan lain ada keluarga suami berkunjung nyeletuk, katanya enak sekarang aku ga kerja cukup jagain anak dan mereka nyaranin segera nambah momongan. Kaya yang momongan bisa dibeli di Mall.

Bagaimanakah aku menanggapinya? Aku senyumin saja.

Hobby Browsing dan Shopping Yang Bisa Menjadi Sumber Penghasilan



Hobby Browsing dan Shopping Yang Bisa Menjadi Sumber Penghasilan - November 2018 lalu aku sempat menulis status di Facebook tentang pengalamanku yang ditanyain oleh beberapa orang tentang “Apakah Hobby bisa menjadi sumber penghasilan?” dan di sana aku jawab, tentu bisa. Banyak sekali orang yang sudah sukses dengan menjadikan hobbynya sebagai profesi.

Kenalkan Anak Pada Agama Sebagai Wujud Pengamalan Sila Pertama Pancasila

Zafa bersama teman-temannya di komplek perumahan yang heterogen dalam acara tujuh belasan yang aku adakan sendiri agar Zafa mengenal Kemerdekaan sekaligus belajar bersosialisasi.

Beragama Sebagai Wujud Pengamalan Sila Pertama Pancasila - Orang tuaku di Malang selalu ingatkan untuk tidak lupa ajari anak mengaji, mereka sangat khawatir dengan lingkaran pergaulan dan pengetahuanku akan membuatku  menomer duakan pendidikan agama.

Jadi, mengaji yang dimaksud orang tuaku adalah tentang agama, tentang Tuhan dan penanaman tentang akidah (keimanan) dalam diri anak yang memang harus ditanamkan sejak dini.

Parenting Talk, Perjalananku Menjadi Orang Tua



Kalau melihat Zafa sekarang, rasanya aku ga percaya kalau aku bakalan menjadi orang tua karena dari awal menikah pun aku sempat bilang ke suami kalau aku ga mau hamil dulu. Aku ingin fokus ke karir. Tapi, saat itu suami bilang kalau dia ingin segera punya anak, karena Sang Mama yang sudah mendambahkan cucu dari belasan tahun tak kunjung datang dari tiga kakaknya.

Traveling Sarana Belajar dan Pengembangan Diri

In Frame, aku dan Zafa juga dalam perjalanan ambil foto dulu sambil menunggu boarding

Traveling Sarana Belajar danPengembangan Diri - Aku sebenarnya type orang rumahan yang tidak suka jalan-jalan. Tapi, aku hobby merantau, sampai akhirnya menetap di Bali karena bertemu jodohnya di sini.

Bali, sebelumnya hanya nama yang terlintas saja di dalam alam bawa sadarku “bagaimana kalau aku ke Bali?” sampai akhirnya pada akhir 2009 aku meminta ijin dan mengambil keputusan bulat merantau ke Bali.

Meskipun aku type rumahan yang mendingan habisin waktu di depan laptop daripada jalan-jalan, saat masih lajang aku lumayan hobby traveling juga. Masih sebatas beberapa daerah di Indonesia dan negara tetangga. Buat aku yang saat itu masih melajang dan type rumahan, traveling adalah:

Jurnal Syukur Ciptakan Keberuntungan Dalam Hidup



Jurnal Syukur Ciptakan Keberuntungan Dalam Hidup - Kalau mau flashback kebeberapa tahun belakang, di mana aku betul-betul ada di titik terendah dalam kehidupanku, keimananku. Maka, aku pun bersyukur pernah ada di posisi itu. Padahal aku habis menikah, seharusnya setelah menikah aku lebih bahagia, lebih bersyukur.


Jika aku berpikir, aku akan bersyukur jika aku bahagia maka aku pun harus membaliknya, bahwa bersyukur yang akan membuatku bahagia.

Apalagi saat awal memiliki anak, banyak sekali permasalahan yang membuat aku sampai hampir depressi atau mungkin sudah depresi.

Aku sering menangis sendirian, menjambak rambut, pukul-pukul kepala, aku merasa sangat tidak bahagia, merasa suami tidak peduli padaku, keluarga suami tidak hangat, keluargaku tidak peduli dengan aku, aku tidak seberuntung si A, si B bahkan si C yang harus tinggal bersama mertua. Sampai pernah minta cerai saking merasa ga dicintai sama suami.