We Love with Love Bali, Born with Great Cause

Pandemi yang melanda dunia ini tidak ada yang bisa mendugah bisa berlangsung sampai selama ini, awalnya aku pun berpikir paling pertengahan tahun 2020 sudah berakhir namun siapa sangkah sampai pergantian tahun pandemic masih berlangsung.

Dampaknya? Jangan ditanya! Semua terkena imbas! Semua masyarakat terkena dampaknya, bahkan sampai anak-anak sekolah pun terkena dampaknya. Ada yang mengatakan akan ada kemunduran satu generasi setelah pandemi ini, betapa tidak, begitu pandemi diumumkan mereka tidak ada kesempatan bertatap muka dalam menerima pelajaran sekolah.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Siang ini aku mendengar kabar kalau ada seorang wanita muda di dekat komplek perumahan kami melakukan aksi bunuh diri, dia melompat dari gedung penginapan tempat dia tinggal. Belum diketahui apa penyebabnya, karena sampai aku menulis ini belum ada kabar update yang biasanya tersebar lewat group-group What’s Up komplek perumahan kami. Beberapa hari sebelumnya, katanya juga ada kasus bunuh diri di Denpasar.


Dulu, saat aku masih kost, masih bujang juga begitu, Mbak-Mbak tetangga kost-ku kerap sekali ingin melakukan aksi bunuh diri. Kelihatannya sih hanya gebrakan terhadap pasangannya saja. Karena hal itu kerap sekali dia lakukan selepas bertengkar dengan pacarnya tersebut. Dan biasanya dia datang ke kamar curhat lalu nanya apakah aku punya cairan Baygon, Molto atau apalah yang mau dia pakai bunuh diri. Mengenaskan.

Bukukan Memory Dengan ID Photobook

Orang bilang "Kenangan baik boleh datang dan pergi akan tetapi tidak memory, dia akan menjadi harta yang tidak ternilai harganya". 

Semenjak menjadi orang tua, kegemaranku adalah mengabadikan memory si kecil dan juga keponakan-keponakan lucu lewat foto yang tersimpan di memory HP dan juga laptop. Namun, tidak jarang foto-foto itu hilang. Salah satunya, ada banyak sekali foto yang lenyap di laptop lama yang tidak sengaja tergenang air. Endingnya? Diri ini hanya bisa menyesalinya, dalam hati berkata kenapa ga aku cetak saja? 



Dan suatu hari, pas lagi asyik browsing sana and sini di Facebook aku lihat ada iklan ID Photobook yang katanya dapat membantu kita membukukan memory kita. Hm.....sepertinya menarik, pikirku, daripada foto-foto yang sudah sengaja aku buat hilang begitu saja. Lagipula aku suka kangen kalau lihat foto-foto masih bayi Zafa dan juga sepupu-sepupunya, chubby dan lucu-lucu. Sebenarnya sih, aku sudah lama banget ingin bukukan foto-foto pernikahanku dan juga foto bayi Zafa, jadi seperti sebuah rangkaian perjalanan gitu. Eh, ternyata ga sempat mulu sampai akhirnya file foto prewedding, pernikahan hilang bersamaan dengan kehancuran laptop yang kena genangan air, hahaha.

Self Theraphy Ciptakan Hati Damai

Bagaimana hati ini bisa damai jika keadaan hidup sedang carut marut? Apalagi di musim pandemi seperti ini? Tak banyak orang yang dapat mempertahankan kewarasannya. Mereka cenderung cepat emosi dan juga merutuk hidup. Bukan  hanya perihal carut marutnya emosi akan tetapi masalah ekonomi membuat orang kini pun mulai berpikir aneh-aneh. Sebenarnya ini adalah sebuah reaksi yang wajar.


Lantas, masih bisakah kita bicara tentang “Hati Yang Damai”?.

Berbagai Macam Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Pien Tze Huang

Herbal China? Ada yang gak familiar? Kalau aku cukup familiar dari obat sariawan atau sekedar panas dalam sampai pada obat penyembuh luka, yang ngenalin ya Papaku. Mungkin, karena Papaku berada dalam lingkungan etnis China sehingga membuatnya juga mendapatkan rekomendasi tentang obat-obatan China. Bahkan, kami memiliki resep yang harus kami rebus sendiri tapi ya merepotkan sekali kalau dipikir, hehehe.


Literasi Zakat dan Wakaf

 Alhamdulillah, tahun ini aku berkesempatan ikut kembali dalam acara Kelas Literasi Zakat dan Wakaf Provinsi Bali. Kalau acara yang digelar setahun lalu cukup bisa membuatku melek tentang apa itu Zakat, macam-macamnya dan juga seluk beluk Wakaf, di kelas tahun ini kami mendapatkan pemantapan lebih tentang Zakat dan Wakaf yang mulai di-digitalize.

 


Literasi Zakat dan Wakaf

Kenapa sih kelas ini dilakukan? tujuannya ya agar kita semua semakin melek tentang Zakat dan Wakaf. Karena kami semua yang mengikuti kelas ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang Zakat dan Wakaf yang saat ini tidak semerepotkan jaman dahulu.

5 Alasan Kenapa Anak Belajar Entrepreneurship

Salah satu program belajar Homeschooling Zafa adalah entrepreneurship. Beberapa orang ada yang bertanya, apa karena Covid-19 anaknya yang masih kecil pun di push buat jualan biar emak and bapaknya dapat tambahan income?

Let me answer the question, bisa yes jawabannya, karena saat Zafa bisa earning alias menghasilkan uang sendiri otomatis berkurang dong jatah jajan dia, hahahaha.
Walau kenyataannya tidak demikian saudara-saudara, tetap saja kalau ingin beli apa-apa ya dia minta emak dan bapaknya. Dan itu kewajiban kami, kan?



Kalau program ini kami berikan pas masa pandemi ya kebetulan saja, pas kami waktunya luang. Bapaknya bisa nemenin dia belajar jualan langsung alias off-line, ngider. Sedang emaknya memberikan pelajaran tentang up-selling, negosiasi, serta keuangannya.

POSITIVE MINDSET

Positive mindset adalah merupakan emosional attitude yang fokus pada hal-hal baik dan berharap dengan hasil yang baik pula. 

Apakah positive mindset selalu baik? Tentu saja, segala sesuatu tidak ada yang pure 100% baik, pasti ada negativenya jika positive mindset ini sampai mengalahkan logika atau akal sehat kita sampai kita mengabaikan kata hati.

Kata hati ibaratnya di sini adalah insting. Kalau aku biasanya, saat bertemu dengan orang-orang baru atau berdiskusi tentang sebuah project, biasanya membiarkan instingku berjalan. Insting ini yang dipakai sebagai rem atau warning untuk berhat-hati atau menyiapkan langkah preventive.

Pentingnya Positive Mindset

Nah, sekarang kita bicara pentingnya positive mindset di dalam kehidupan kita. Penting banget atau penting sekali? Ya, penting sekali! Ibaratnya obat pencegah depresi dan stress apalagi di masa pandemi sekarang. 

Mual dan Muntah Selama Hamil, Normalkah?

Bulan Juni kemarin aku mengabarkan kalau sedang telat dan berpikir bahwa pasti kali ini aku beneran positive hamil. Mual dan muntah ini terjadi sepanjang hari, ini yang membuatku KO. Jadi, memamg banyak sekali kegiatan yang terhambat. Jangan tanya perkara pekerjaan Rumah Tangga, semua suami yang kerjakan. Untungnya kami belum keburu pindah rumah, ya...pindah rumah tertunda lagi karena mau bagaimana kami masih butuh Mama selama aku mabok buat bantu jaga Zafa dan masak, meski sering beli juga. Aku hampir ga pernah masuk dapur, kecuali suami kerja ingin teh hangat ya kedapur. Karena bau orang masak, makanan langsung huek sampai lemes.



Eh, banyak yang nyeletukin "Mbak Han, keknya kali ini cewek, deh" karena aku dulu pas hamil anakku yang cewek juga begitu. Ya...kalau Allah kasih cewek alhamdulillah, biar pas punya anak sepasang, cewek ama cowok, hehehe. Mengutip dari artikel 4 Fakta Mual dan Muntah Saat Hamil Yang Wajib Mama Ketahui di website Mamas Choice memang sih, 80% mereka yang mengalami mual parah semasa hamil melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan. Tapi, kami masih bersabar sampai bulan ke 4 biasanya dokter akan kasih tahu saat USG, hehe.

Panduan Check Kesehatan di Masa New Normal


New Normal sudah di mulai di beberapa daerah di Indonesia, kami di Bali sedang menantinya. Untuk kami para pelaku usaha, karyawan sawasta, pekerja harian memang merasakan bagaimana dampak dari Pandemi ini, hahahaha.

Tapi, sayangnya kalau dilihat dari beberapa berita orang sekarang mulai hidup “Normal” kembali, bukan New Normal yang digaungkan pemerintah. New Normal ini masa transisi menuju normal di mana kita bisa hang out, jalan-jalan, berkerumun bebas. Tidak termention perihal hidup sehat dan menjaga kebersihan, karena tanpa ada Covid-19 seharusnya hal itu sudah menjadi kebiasaan.

Untuk hidup normal seperti dahulu masih butuh proses panjang, seharusnya kita lebih sabar dan mematuhi protocol kesehatan. Karena penyebaran virus ini bisa kita kendalikan hanya dengan kesadaran tiap individu untuk selalu wasapdah dan juga disiplin. Aku percaya kok semua pasti bisa. Bangsa Indonesia ini bangsa yang ramah, baik hati dan punya kesadaran tinggi. Jadi, harapanku semua pihak sekarang mulai mau memberikan edukasi tentang “New Normal” seharusnya J.

Perlu kita ketahui, dengan mematuhi protocol yang kesehatan dalam “New Normal” pun belum tentu kita terbebas dari incaran sang Virus. Jadi kita mesti faham langkang-langkah yang harus kita lakukan jika tiba-tiba kita merasa perlu konsultasi tentang virus ini atau check kondisi kesehatan di saat merasa kurang sehat.

New Normal it's Not NEW!

Alhamdulillah, akhirnya aku masuk lagi ke dashboard ini setelah sekian lama. Jadi, selama diputuskan COVID-19 sebagai Pandemi Dunia aku malah banyak kesibukan. Alhamdulillah. Pokoknya ga berhenti bersyukur. 

Kesibukanku selama pandemi bukan berurusan dengan bisnis spekulan alias ambil kesempatan "aji mumpung" of course not! Bukan aku banget dan sangat bertentangan dengan hati nurani. Akan tetapi kami lebih sibuk dengan bagaimana merawat perusahaan kami agar tetap produktif di masa pandemi. Sekali lagi alhamdulillah....meski pasar kami mati suri insyaallah perusahaan kami tidak mati suri, karena ALLAH menolong kami. Nikmat mana lagi yang kami dustakan? 

2 Resep Herba Untuk Imun Booster



Lagi-lagi masih nyambung dengan Pandemik yang tengah melanda dunia, bosan ya sebenarnya? Hahaha. Aku pun demikian. Belum lagi ditambah WAG yang isinya ga lain ga bukan ngebahas begini dan begitu agar tidak terkena virus. Padahal sudah ada sumber jelas yang dapat dipercaya akan tetepi kita masih saja mencari dan mencoba mempercayai informasi yang berseliweran dan belum tentu kebenarannya. 

Apakah kreatifitas berpikir kita membuat kita menjadi sedemikian rupa dnegan mudah dipermainkan oleh mereka–mereka yang pintar mempermainkan emosi? Atau jangan-jangan karena kita demikain desperate-nya? 

5 Langkah Mudah Hadapi Resesi Global



Dengan Pandemic ini kita dihadapkan dengan resesi global, jadi bukan cuma Indonesia. Seharusnya setiap dari kita memang memiliki financial planning yang baik menghadapi masa resesi seperti saat ini dengan menyediakan dana cadangan. Resesi datang tidak dapat didugah. 

Saat outbreak melanda Wuhan, aku sendiri tidak menyangkah bakal terjadi juga di Indonesia. 

Sekarang, ini betulan terjadi. Sedang dana cadangan aku hanya prepare satu bulan. But, it’s not the end of the world

Stay Fun Selama Karantina


Pandemi ini memang memberikan effect kejut keseluruh penduduk dunia, bukan Cuma Indonesia. Bahkan Indonesia boleh dibilang belakangan baru menyadarinya. Dan seharusnya, kita lebih siap karena sudah banyak melihat.


By the way, tetap dalam hal ini aku tidak setuju dengan opini-opini dan pemberitaan media yang terus menerus menyalahkan, bahkan beberapa politician mencari panggung. Hanya kecewa saja.